This Author published in this journals
All Journal Jurnal Darma Agung
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS MEMBACA BERITA COVID-19 DI MEDIA SOSIAL DENGAN PREVALENSI GANGGUAN KECEMASAN PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TARUMANAGARA ANGKATAN 2020 Belva Zefanya; Anastasia Ratnawati Biromo
Jurnal Darma Agung Vol 30 No 3 (2022): DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v30i3.2192

Abstract

Tingginya kasus COVID-19 selama dua tahun yang lalu menyebabkan hangatnya pemberitaan mengenai COVID-19 beredar di berbagai media khususnya media sosial. Diberlakukannya social distancing, pembelajaran jarak jauh, work from home untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 memberikan perubahan perilaku yang nyata dalam kehidupan bermasyarakat salah satunya perubahan intensitas yang digunakan suatu individu untuk mengakses media sosial. Terjadinya perubahan perilaku ini diduga memiliki hubungan yang bermakna pula dengan meningkatnya prevalensi gangguan kecemasan yang dialami oleh masyarakat, khususnya dialami oleh mahasiswa fakultas kedokteran. Maka dari itu, dilakukan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara intensitas penggunaan media sosial untuk akses berita COVID-19 dengan prevalensi gangguan kecemasan. Menggunakan desain penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional, diperoleh data melalui random sampling terhadap 145 responden mahasiwa fakultas kedokteran Universitas Tarumanagara Angkatan 2020 melalui pengisian kuesioner SONTUS dan HAM-A secara online. Sebanyak 93 (64.1%) responden menggunakan media sosial dengan intensitas penggunaan yang tinggi dan didapatkan 70 (48.3%) responden mengalami gangguan kecemasan. Ditemukan juga hubungan yang signifikan antara intensitas penggunaan media sosial yang tinggi untuk akses berita COVID-19 dengan prevalensi gangguan kecemasan (p-value 0.002).