Honey I. Ndoen
Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana, Nusa Tenggara Timur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analysis of Differences in Knowledge and Attitudes of Bagan Apung Fishermen About Work Safety Before and After Participating in K3 Promoting Reza Putri Ramadani Rusda; Noorce C. Berek; Honey I. Ndoen
Pancasakti Journal Of Public Health Science And Research Vol 2 No 3 (2022): PJPHSR
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Pancasakti, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/pjphsr.v2i3.482

Abstract

Peluang kecelakaan juga dapat ditimbulkan oleh sikap, kemampuan, dan rendahnya informasi Nelayan Bagan Apung tentang keselamatan kerja di laut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah ada perbedaan pengetahuan dan sikap Nelayan Bagan Apung tentang keselamatan kerja sebelum dan sesudah mengikuti promosi K3. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experimental, menggunakan analisis data kuantitatif dengan desain penelitian one group pretest posttest design. Analisis data pada penelitian ini menggunakan program komputer SPSS yaitu uji Wilcoxon Signed Test, pada tingkat kepercayaan 95% dan batas kemaknaan P<0,05. Sampel berjumlah 32 yang diambil menggunakan teknik convenience sampling. Hasil penelitian menunjukkan p-value = 0,000 pada pengetahuan nelayan bagan apung dan p-value = 0,00 pada sikap nelayan bagan apung. Dalam penelitian ini terdapat perbedaan pengetahuan dan sikap nelayan bagan apung yang dapat dilihat dari hasil pengetahuan terdapat peningkatan dari perlakuan 1 – perlakuan ke 4 sebanyak 68,75% dan hasil sikap terdapat peningkatan dari perlakuan 1 – perlakuan ke 4 sebanyak 75%. Kesimpulan yang dapat diperoleh yaitu terdapat perbedaan yang signifikan pada pengetahuan dan sikap nelayan bagan apung. Saran dari penelitian ini yaitu nelayan bagan apung di Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang perlu menerapkan keselamatan kerja dalam proses kerja, khususnya pada penggunaan alat pelindung diri seperti pelampung dan sarung tangan.