Muhammad Holimi
Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Metode Qawa’id dan Tarjamah dalam Pembelajaran Menterjemah Bahasa Arab di Pondok Pesantren Baitussholihin Probolinggo Muhammad Holimi
Muhadasah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 2 No. 1 (2020): Muhadasah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menterjemah merupakan kegiatan yang membutuhkan kemampuan yang matang, meskipun hanya mengubah teks dari satu bahasa ke bahasa yang lain. Karena bahasa memiliki cara penyampaian yang berbeda-beda. Menterjemah bahasa arab membutuhkan penguasaan kosakata bahasa arab, gramatika bahasa arab dan cara menterjemahkan. Penelitian ini mengkaji tentang proses penggunaan metode Qawa’id dan Tarjamah dalam pembelajaran menterjemah Bahasa Arab di Pondok Pesantren Baitussholihin Probolinggo.Peneliti bertujuan untuk mendiskripsikan bagaimana penggunaan metode Qawa’id dan Tarjamah dalam pembelajaran menterjemah Bahasa Arab di Pondok Pesantren Baitussholihin Probolinggo. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan atau field research. Dimana peneliti terjun langsung ke lapangan untuk memperoleh data dan informasi terkait dengan penelitian yang dilakukanPenelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun alat pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data diperoleh dari guru bahasa arab dan siswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam penggunaan metode Qawa’id dan Tarjamah, peserta didik menjadi subjek pembelajaran yang aktif melakukan praktek-praktek menterjemah. Belajar yang efektif dimulai dari lingkungan yang berpusat pada peserta didik, guru bahasa arab memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menterjemah terlebih dahulu. Kemampuan peserta didik dalam menterjemah bahasa arab mengalami peningkatan setelah menggunakan metode Qawa’id dan Tarjamah.