Fellyn Miragusviana
Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

REPRESENTASI PERJUANGAN FEMINIS MELAWAN KEKERASAN SEKSUAL PADA PEREMPUAN DALAM MEDIA SOSIAL (ANALISIS WACANA SARA MILLS PADA AKUN INSTAGRAM @INDONESIAFEMINIS) Fellyn Miragusviana
Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jikq.v5i1.100

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana representasi perjuangan para feminis untuk melawan kekerasan seksual pada perempuan dalam media sosial. Hal ini didasarkan pada masih banyaknya kasus kekerasan seksual yang terjadi pada perempuan di Indonesia yang tidak terselesaikan, atau merugikan kaum perempuan karena hukum yang tidak kuat. Penelitian ini berfokus pada postingan akun Instagram @indonesiafeminis mengenai perjuangannya melawan kekerasan seksual pada perempuan dalam kurun waktu tiga bulan, pada bulan Juli, Agustus, September 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan model analisis model Sara Mills. Analisis dari Sara Mills ini terbagi menjadi dua, yaitu analisis dalam posisi subjek-objek dan posisi pembaca. Dari analisis Sara Mills tersebut ditemukan bagaimana representasi perjuangan feminisme melawan kekerasan seksual pada perempuan dalam akun @indonesiafeminis, yaitu mulai dari menentang segala bentuk objektifikasi perempuan secara seksual dalam media, ikut serta berpartisipasi dalam mengawal Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) hingga disahkan, memberikan edukasi ke pada khalayak mengenai apa itu kekerasan seksual, dan ikut berperan untuk memberikan bantuan serta saran kepada para penyintas korban kekerasan seksual yang tidak mendapatkan keadilan. Akun @indonesiafeminis ini berjuang untuk menciptakan perubahan yang dimana perempuan masih dianggap sebagai second class. Perubahan yang diharapkan adalah perempuan dan pria memiliki kedudukan yang setara untuk mendapatkan perlindungan, hukum, serta bantuan yang semestinya agar perempuan tidak lagi menjadi objek kekerasan seksual yang rawan mengalami diskriminasi.