Oki Cahyo Nugroho
Prodi Ilmu Komunikasi, FISIP Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI KOMUNIKASI ANTARPRIBADI DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN MENTAL LANSIA DI PAGUYUBAN GAMELAN “MARGO LARAS” DESA NGEBEL Afrelia Susanti; Eli Purwati; Deny Wahyu Tricana; Oki Cahyo Nugroho
Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jikq.v5i1.115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi Antarpribadi dalam meningkatkan kesehatan mental lansia di Paguyuban Gamelan “Margso Laras” Desa Ngebel. Keseluruhan penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Dimana penelitian kualitatif merupakan penelitian dengan menggunakan latar belakang alamiah dengan maksud memahami fenomena apa yang dialami subjek penelitian, misalnya perilaku, persepsi, motivasi, tindakan, dengan cara deskripsi dalam bentuk bahasa dan kata-kata, pada suatu konteks khusus yang alamiah dengan memanfaatkan berbagai metode ilmiah. Dalam melaksanakan sebuah penelitian, banyak sekali jenis metode yang dapat digunakan. Hasil penelitian ini menunjukkan komunikasi antarpribadi dalam meningkatkan kesehatan mental lansia di paguyuban gamelan “Margo Laras” Desa Ngebel yaitu dalam proses pembelajaran latihan gamelan antara satu lansia dengan satu lansia lainnya berbentuk komunikasi sehari-hari. Komunikasi berperan penting dalam proses pembelajaran tersebut, komunikasi antarpribadi merupakan komunikasi yang paling efektif dalam proses pembelajaran tersebut dan mampu menyampaikan informasi secara maksimal antara satu lansia dengan lansia lainnya. Pendekatan seperti ini telah dilaksanakan namun belum mencapai hasil secara maksimal, dengan adanya beberapa faktor yang memperlancar dan menghambat komunikasi antarpribadi yang berlangsung. Faktor pendukung dilihat dari adanya timbal balik dalam proses pembelajaran latihan berlangsung. Sedangkan faktor penghambat adanya beberapa ketinggalan materi yang diajarkan sehingga perlu adanya pengulangan dan memperlambat proses pembelajaran.