Ansietas suatu respon emosional yang terlihat langsung dari tubuh maupun perilaku individu yang dipengaruhi oleh alam bawah sadar yang diketahui secara khusus faktor penyebab terjadinya ansietas. Faktor penyebab ansietas terdiri dari banyak ciri fisik, kognisi, dan perilaku. Relaksasi nafas dalam suatu tindakan melakukan inspirasi dan ekspirasi secara maksimal, sehingga menstimulasi reseptor regang paru secara perlahan, merangsang saraf parasimpatis dan menghambat saraf simpatis. Penyusunan skripsi dapat diketahui bahwa mahasiswa yang mampu menulis skripsi dianggap mampu memadukan pengetahuan dan ketrampilannya dalam memahami, menganalisis, menggambarkan dan menjelaskan masalah yang berhubungan dengan bidang keilmuannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan teknik relaksasi nafas dalam dengan ansietas mahasiswa tingat IV dalam menyusun skripsi di prodi Ners STIKes Santa Elisabeth Medan Tahun 2022. Metode penelitian ini menggunakan rancangan penelitian korelasi dengan metode pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini berjumlah 114 responden, dengan jumlah sampel 103 reponden. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian diperoleh bahwa teknik relaksasi nafas dalam saat menyusun skripsi memiliki kategori baik sebanyak 67,0% dan tingkat ansietas responden dalam kategori sedang sebanyak 59,2% dari 103 responden. Hasil uji spearman rank dengan p-value 0,026 (p<0,05) dinyatakan ada hubungan teknik relaksasi nafas dalam dengan ansietas mahasiswa tingkat iv dalam menyusun skripsi di prodi ners stikes santa elisabeth medan tahun 2022. Penelitian ini dapat digunakan sebagai salah satu sumber dan pengembangan ilmu tentang hubungan teknik relaksasi nafas dalam dengan ansietas mahasiswa dalam menyusun skripsi.