Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Kompetensi Guru Dalam Mengembangkan Perangkat Pembelajaran Melalui In House Training (IHT) Dengan Metode Pendampingan Teman Sejawat Di SMK Negeri Nibaaf Yanuarius Seran Fahik
Almufi Jurnal Pendidikan Vol 2 No 2: Agustus (2022)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Kompetensi Guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran dengan metode pendampingan teman sejawat Pada Guru SMK Negeri Nibaaf Tahun Pelajaran 2022/2023 melalui kegiatan In House Training (IHT) serta menganalisis berbagai tindakan guna memperbaiki kinerja guru dalam melaksanakan pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action research). Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri Nibaaf, dengan guru sebagai subyek penelitian yang berjumlah 23 orang. Penelitian ini dilakukan dalam dua (2) siklus, di mana setiap siklus berlangsung 1 hari disesuaikan dengan pelaksanaan kegiatan In House Training (IHT), dengan tahapan-tahapan masing-masing siklus meliputi: perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan observasi pada saat kegiatan In House Training (IHT) berlangsung. Instrumen untuk mengumpulkan data monitoring kegiatan ini adalah angket dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik persentase. Temuan hasil penelitian selama dua (2) siklus ini menunjukkan bahwa dengan metode pendampingan teman sejawat dapat meningkatkan kompetensi guru-guru SMK Negeri Nibaaf dalam mengembangkan perangkat pembelajaran pada semester ganjil tahun pelajaran 2022/2023 melalui kegiatan In House Training (IHT). Analisis hasil observasi kepala sekolah terhadap persiapan guru dan siswa (sebagai responden) dalam kegiatan ini dengan ketercapaian secara kuantitatif pada siklus I adalah 67,23% meningkat menjadi 85,02% pada siklus II. Analisis hasil observasi kepala sekolah terhadap Evaluasi hasil kegiatan dengan prosentase ketercapaian secara kuantitatif pada siklus I 60,65% meningkat menjadi 85,22% pada siklus II. Sedangkan Hasil observasi monitoring Pencapaian Student Wellbeing (Kebahagiaan Murid) dengan prosentase ketercapaian secara kuantitatif pada siklus I adalah 59,38% meningkat menjadi 83,75% pada siklus II. Sementara itu, rata-rata nilai individual kompetensi guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran pada siklus I sebesar 67,39 meningkat menjadi 92,39 pada siklus II.