Mawaddah
IAIN Langsa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tradisi Meuulang (Muthala’ah) Dalam Meningkatkan Interaksi Individual (Pendekatan Santri dan Teungku) Mawaddah; Muhammad Nuh Rasyid
Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 7 No 2 (2020): Juli-Desember 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/ikhtibar.v7i2.619

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini adalah dalam lingkungan dayah atau pesantren,antara guru dan santri biasanya terdapat batasan. Terutama dalam interaksi di dalam kelas. Karena interaksi teungku dan santri, sangat dibutuhkan untuk mengetahui bagaimana kemajuan santrinya dalam proses belajar. Sebagian besar santri pada saat proses belajar berlangsung, masih terlihat sulit dalam mengembangkan diri, mengeluarkan pendapat, ide dan kurang percaya diri ketika menyampaikan sesuatu. Maka dari itu, diperlukan metode yang sesuai agar santri lebih tertarik dan bersemangat untuk mengikuti pelajaran salah satunya dengan metode yang dalam penelitian ini ditulis oleh peneliti sebagai metode meuulang (muthala’ah). Tujuan pokok dalam penelitian ini untuk mengetahui tradisi meuulang (muthala’ah) dalam meningkatkan interaksi individual (pendekatan santri dan teungku) studi kasus di Dayah Darul Huda Lueng Angen, Kec. Langkahan Aceh Utara. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (fildresearch) bersifat deskripif kualitatif, dalam penelitian ini peneliti hanya mengambil 13% dengan jumlah 10 santri kelas 1 untuk diwawancarai di dayah Darul Huda Lueng Angen. Data dikumpulkan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Peneliti menggunakan analisis data dengan teknik analisis yang meliputi reduksi data, pengajian data dan verifikasi (menarik kesimpulan). Hasil dari penerapan metode meuulang (muthala’ah) dalam meningkatkan interaksi individual menunjukkan bahwa perkembangan interaksi semakin meningkat, komunikasi mulai terjalin serta pemahaman kitab-kitab mata pelajaran sangat terbantu dengan metode meuulang (muthala’ah).