Yuri Nurdiantami
Program Studi Kesehatan Masyarakat Program Sarjana, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN KETERBUKAAN ANTARANGGOTA KELUARGA DENGAN PERILAKU BERISIKO NARKOBA PADA REMAJA DI WILAYAH DEPOK Ritanti Ritanti; Yuri Nurdiantami; Nur Afifah Fajriyah; Sarah Rania Annisa; Hernisa Shofwatulqolbi Ramadhani; Rossa Shafira Nur Sabrina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i3.9968

Abstract

Perilaku berisiko narkoba merupakan perilaku yang mendukung seseorang mengalami perubahan perilaku menjadi buruk serta menimbulkan risiko gangguan kepribadian hingga penyakit. Perilaku berisiko umumnya sering dijumpai pada remaja, mengingat masa remaja merupakan masa terjadinya perubahan baik secara fisik maupun psikis. Faktor dari timbulnya risiko perilaku narkoba antara lain memiliki temperamen yang tinggi, kontrol impuls yang buruk, dan pola asuh keluarga yang buruk. Keluarga sebagai tempat pendidik pertama dan utama serta ruang untuk saling berinteraksi dengan individu lainnya. Adanya komunikasi satu sama lain dengan kesabaran, kejujuran, dan keterbukaan berperan penting dalam perilaku dari anak atau remaja. Sebaliknya, komunikasi dalam keluarga yang tidak tepat dan dialogis memungkinkan timbulnya hubungan yang tegang bahkan ketidakharmonisan dalam satu keluarga. Tujuan dari adanya penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan keterbukaan antaranggota keluarga dengan perilaku berisiko narkoba, Metode penelitian ini menggunakan metode korelasional kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja di Kota Depok. Data tiap responden diperoleh dengan menggunakan kuesioner pada 315 remaja di Kota Depok. Adapun hasil penelitian menunjukan tingkat signifikansi senilai 0,000, dimana diartikan memiliki kaitan sangat kuat dan menunjukan korelasi yang positif karena tingkat signifikansi <0,05. Berdasarkan data tersebut didapatkan kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara keterbukaan antaranggota keluarga dengan perilaku berisiko narkoba pada remaja di Kota Depok.