Eva Santi Hutasoit
Eva Santi Hutasoit Program Studi D III Kebidanan Stikes Payung Negeri Program Pascasarjana Universitaas Padjajaran Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA KECANDUAN GAME ONLINE DENGAN GANGGUAN ACTIVITY DAILY LIVING (ADL)PADA GAMERS Eva Santi Hutasoit
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i2.5473

Abstract

Aktivitas sehari-hari atau activity daily living (ADL) merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia yang termasuk kebutuhan fisiologis. Gangguan pemenuhan aktivitas sehari-hari adalah kondisi dimana seseorang tidak dapat mempertahankan kebutuhan fisiologis. Seperti, kebersihan diri mandi, berpakaian, makan, buang air kecil, buang air besar dan berpindah. Hal ini membuktikan bahwa aktivitas sehar-hari memiliki peranan penting dalam kehidupan. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kecanduan game online dengan gangguan aktivitas sehari-hari Gamers di kecamatan PS Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan disain penelitian kuatitatif. Total responden sebanyak 50 orang yang dipilih dengan menggunakan metode deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Pada data akhir penelitian dilakukan uji statistic chi-square untuk mengetahui hubungan antara kedua variable. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 44 orang, (88%) responden yang kecanduan game online, terdapat 42 orang (84%) yang ADL nya terganggu, dan 02 orang (4%) responden yang ADL nya tidak terganggu. Sedangkan 6 orang (12%) responden yang tidak kecanduan game online, terdapat 5 orang (10) responden yang ADL nya terganggu dan 1 orang (2%) responden yang ADL nya tidak terganggu. Hasil uji statistic (chi-square) diperoleh nilai p<0,05 dengan p=0.000, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kecanduan game online dengan gangguan aktivitas sehari-hari (Adl) terhadap pengguna game online (gamers). Berdasarkan hasil penelitian diharapkan adanya pernanan orang tua untuk mengontrol anak dalam bermain game online.