Legiran
Divisi Biomedis, Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwijaya, Palembang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Potensi Mesenchymal Stromal Cells (MSCs) sebagai Terapi Novel pada Penyakit Kritis Agustina Boru Haloho; Legiran
Majalah Anestesia & Critical Care Vol 40 No 3 (2022): Oktober
Publisher : Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif (PERDATIN) / The Indonesian Society of Anesthesiology and Intensive Care (INSAIC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55497/majanestcricar.v40i3.265

Abstract

Latar belakang: Perawatan pada penyakit kritis membutuhkan sumber daya manusia dan finansial yang besar. Selain itu, tingginya morbiditas dan mortalitas pada penyakit ini menjadi salah satu perhatian khusus dalam masalah kesehatan global. Meskipun perkembangan pada penelitian strategi tatalaksana pada penyakit ini terus berkembang, hingga saat ini, selain antibiotik dan perawatan suportif, tidak ada pengobatan khusus untuk sepsis. Pemanfaatan stem cells sebagai agen terapi yang potensial untuk beragam penyakit, terutama mesenchymal stromal cells (MSCs) yang diujikan pada hewan model sepsis telah banyak dilakukan. Objektif: Artikel ini bertujuan untuk menelaah potensi mesenchymal stromal cells (MSCs) sebagai terapi pada acute respiratory distress syndrome (ARDS), COVID-19 dengan gejala kritis, dan sepsis. Metode: Penelitian ini merupakan studi literatur dengan metode naratif yang menggambarkan hasil penelitian terkait potensi MSCs sebagai terapi novel pada penyakit kritis. Hasil: Penelitian menunjukkan pemberian MSC dengan pada penderita ARDS aman dan dapat mengurangi keparahan cedera paru akut. Sedangkan pada COVID-19 dengan gejala berat, pemberian MSCs aman untuk diberikan dan dihubungkan dengan penurunan efek serius, mortalitas, dan waktu pemulihan yang signifikan. Pada pasien sepsis tidak memiliki efek samping terkait pengobatan namun juga tidak memiliki manfaat. Sedangkan pada penelitian yang menggunakan model inflamasi sistemik manusia diketahui memiliki tanda-tanda aktivitas biologis yang jelas, memberikan berbagai efek proinflamasi, antiinflamasi dan prokoagulan selama endotoksemia manusia. Kesimpulan: Penggunaan MSCs pada pasien ARDS, COVID-19 dengan gejala berat, dan sepsis diketahui aman. Namun demikian, dibutuhkan penelitian lebih lanjut dengan sampel yang lebih banyak untuk melihat manfaat dari penggunaan MSCs.