Guru era revolusi industri 4.0 diharapkan mempunyai kemampuan literasi digital yang baik. Kerangka National Educational Technology Standarts (NETS) mempunyai standar guru era revolusi industri 4.0. Pertama, guru sanggup memberikan fasilitas, menginspirasi, kreatif, serta memadukan teknologi digital. Kedua, guru mempunyai kemampuan untuk mendesain dan mengembangkan pembelajaran berdasarkan teknologi dan informasi. Ketiga, guru memberikan contoh sebagai warga digital yang bertanggung jawab. Keempat, guru mempunyai kewajiban secara berkesinambungan dalam mengembangkan kemampuan profesionalnya. Peningkatan literasi digital guru era revolusi Industri 4.0 dapat dilakukan dengan program pelatihan dan pendidikan, program workshop, seminar dan webinar, program MGMP, program supervisi, pemberian penghargaan, peningkatan literasi digital, pelatihan IT, serta pemberian tugas tambahan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research). Subjek penelitian adalah kepala sekolah dan guru di SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta, adapun Objek penelitian ini adalah strategi peningkatan kompetensi literasi digital guru era revolusi industri 4.0 SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Strategi peningkatan kompetensi literasi digital guru era revolusi industri 4.0 SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Surakartadilaksanakan dengan berbagai program pendidikan, pelatihan, seminar, supervisi, MGMP, kajian ilmiah, pelatihan tahsin, tajwid dan tahfidz, kajian keislaman lewat kajian guru, kajian PDM maupun PCM, pelatihan desain grafis dalam mendesain media pembelajaran, pelatihan pemanfaatan aplikasi pembelajaran berbasis IT.