Maxi Nikodemus Dethan, Maxi Nikodemus
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

VOLUME SEDIMEN DAN VALUASI EKONOMI SUMBERDAYA AIR EMBUNG DI KOTA KUPANG Dethan, Maxi Nikodemus; Pelokilla, Marthen Roby
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 12, No 2 (2014): Oktober 2014
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.039 KB) | DOI: 10.14710/jil.12.2.118-128

Abstract

Masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah analisis jumlah sedimen dalam kantung embung dan valuasi ekonomi sumberdaya air embung, dengan mengambil 3 (tiga) lokasi embung di Kota Kupang. Tujuan dari penelitian ini menghitung dan mengetahui jumlah sedimen dalam kantung embung dan valuasi ekonomi sumberdaya air embung. Hasil perhitungan sedimen embung Nononesnab diperoleh jumlah sedimen sebesar 1382,96 m3, embung Nonopasi  sebesar 976,82 m3, dan  embung Kampung Lama sebesar 186,18 m3. Nilai valuasi ekonomi sumberdaya air embung dilihat dari hasil perhitungan Total WTP sebagai berikut, untuk penawaran 1 (satu) embung sebesar Rp. 437.234,04, untuk penawaran 2 (dua) embung sebesar Rp. 295.744,68, untuk penawaran 3 (tiga)  embung sebesar Rp.225.531,91, untuk penawaran 4 (empat) embung sebesar Rp. 166.489,36 dan untuk penawaran 5 (lima) embung sebesar Rp. 100.638,30. Dari hasil nilai valuasi ekonomi sumberdaya air embung menunjukkan bahwa semakin tinggi penawaran penambahan pembangunan embung baru semakin rendah tingkat kesediaan masyarakat untuk membayar. This research has been done to analyse the sediment in quarries and economic valuation of water resources. The locations were at 3 quarries in Kupang City.  The result of sediment Nonoesnab quarry was 1.382,96 m3, Nonopasi quarry was 976,82 m3, and Kampung Lama quarry was 186,18 m3.  Economic valuation water resources as total WTP as follows, WTP of  1 quarry was Rp. 437.234,04, WTP of 2 quarries was Rp. 295.744,68, WTP of 3 quarries was Rp. 225.531,91,WTP of 4 quarries was Rp. 166.489,36 and WTP of 5 quarries was Rp. 100.638,30. Based on economic valuation of water resources showed that the higher the additional development of the quarry, the lower the public's willingness to pay.