Wirda Amalia
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Peningkatan Minat Belajar Anak Yayasan Sos Children’s Di Masa Pandemi Covid 19 Paula Indah Anakampun; Wirda Amalia
Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar  Vol 3 No 2 (2022): Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang dialami anak pada umumnya adalah kesulitan menemukan cara belajar yang menarik dan menyenangkan. Ketika diingatkan kata belajar pada anak-anak yang terbayangkan adalah lelah dan rasa tidak semangat ditambah lagi saat ini masih dalam masa pandemi covid 19, hal ini juga dialami oleh anak-anak keluarga binaan Yayasan SOS Children’s komunitas Kwala Bekala. Pengabdian yang dilakukan bertujuan untuk membantu anak-anak komunitas Kwala Bekala dalam proses meningkatkan minat belajar yang sudah lama menurun. Pengabdian ini dilaksanakan pada bulan September sampai Desember 2021. Tahapan pengabdian berupa metode groupwork oleh Zastrow dengan 6 tahapan melalui mini project , sosialisasi berbagai topik penting dan berbagai macam kegiatan lainnya. Minat belajar anak mulai meningkat selama masa pengabdian dan ditemukan berbagai keunikan dari masing-masing anak. Peningkatan minat belajar anak dapat dicapai akan tetapi harus disertai dengan dukungan dan didikan yang baik dari orang sekitar.
UPAYA PEMERINTAH DAN MASYARAKAT DALAM MENGATASI ABRASI DI GAMPONG KEUDAI PALAK KERAMBIL SUSOH KABUPATEN ACEH BARAT DAYA Musfiza Hasrian; Sabirin; Wirda Amalia
Welvaart: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol. 6 No. 2 (2025): EDISI DESEMBER
Publisher : Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/welvaart.v6i2.105

Abstract

Abrasi  yang terjadi di Gampong Keudai Palak Kerambil, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya, telah menyebabkan kerusakan serius pada lingkungan pesisir, yang berdampak buruk terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya pemerintah serta partisipasi masyarakat dalam menangani abrasi, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menghalangi keefektifan upaya mitigasi. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan historis dan deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara, dan kajian dokumen dari lembaga pemerintah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa abrasi disebabkan oleh kombinasi faktor alam dan kegiatan manusia, sedangkan upaya pemerintah masih terbatas pada pembagian geobag serta perencanaan pembangunan breakwater yang belum diwujudkan. Partisipasi masyarakat bersifat adaptif, dengan menggunakan karung berisi tanah sebagai penghalang sementara terhadap gelombang laut. Secara keseluruhan, penanganan abrasi di wilayah ini memerlukan kerja sama berkelanjutan antara pemerintah dan masyarakat melalui kebijakan terintegrasi serta pendekatan yang berbasis pada pemberdayaan lokal untuk mencapai mitigasi yang efektif dan berkelanjutan.