Information Technology (IT) is an important aspect of supporting the success of an organization in the digital business era, so IT governance is required to ensure the alignment of business and IT in achieving company goals. Institution X is one of the government institutions that already implemented IT governance based on the COBIT 5 framework in their organizational governance structure. Nevertheless, various risks are still found in IT operational activities such as project delay and resource allocation problems. This problem raises the question of IT governance implementation effectiveness and easiness. This research was conducted quantitatively to analyze this question. The research analysis descriptively considers the structure, process, and relational mechanism perspectives. From this research can be concluded that the implementation of IT governance in Institution X has been effective and easy. Information Technology (IT) merupakan aspek penting dalam mendukung keberhasilan organisasi di era bisnis digital, sehingga IT governance dituntut untuk memastikan adanya keselarasan bisnis dan IT dalam mencapai tujuan perusahaan. Instansi X merupakan salah satu lembaga pemerintah yang sudah mengimplementasikan IT governance yang mengacu pada framework COBIT 5 dalam tatanan tata kelola organisasi. Namun pada praktiknya, masih ditemukan berbagai risiko dalam kegiatan operasional IT seperti keterlambatan proyek dan kurang optimalnya alokasi sumber daya. Hal ini menimbulkan pertanyaan terkait keefektifan dan kemudahan implementasi IT governance. Penelitian ini dilakukan secara kuantitatif untuk menganalisis keefektifan dan kemudahan implementasi IT governance. Analisis penelitian ini secara deskriptif mempertimbangkan perspektif struktur, proses, dan mekanisme relasional. Dari penelitian yang sudah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa implementasi IT governance di Instansi X sudah efektif dan mudah.