p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Sylva Scienteae
Susilawati Susilawati
Fakultas Kehutanan ULM

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN SERTA MASYARAKAT PEDULI API (MPA) DALAM PENANGGULANGAN KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI DESA AWANG BANGKAL TIMUR, KALIMANTAN SELATAN Mega Mendawai Putri Utami; Normela Rachmawati; Susilawati Susilawati
Jurnal Sylva Scienteae Vol 5, No 6 (2022): Jurnal Sylva Scienteae Vol 5 No 6 Edisi Desember 2022
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v5i6.7133

Abstract

This study aims to analyze the factors causing forest and land fires in Awang Bangkal Timur Village and the role of the Palawangan MPA in Awang Bangkal Timur. Collecting data using a questionnaire by conducting interviews in the field. Data analysis and data processing in this study were grouped into 2, namely the factors causing forest and land fires using tabulation, while for data analysis to measure the factors causing forest and land fires using the chi square test. The participation of the MPA uses descriptive qualitative methods and quantitative analysis. MPA participation analysis using Likert scale. The causes of forest and land fires in Awang Village, East Bangkal were caused by search (53%), cultivation (21%), grazing (5%), fire from other areas (11%) and unknown cause (11%). The results of the research on the Participation of the Palawangan MPA in Awang Bangkal Timur show that the Palawangan MPA has actively participated in the prevention and control of forest and land fires, this is based on the questionnaire getting a high score and category which means that every activity is carried out wellPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab karhutla di Desa Awang Bangkal Timur dan peran serta MPA Palawangan Awang Bangkal Timur. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan melakukan wawancara di lapangan. Analisis data dan pengolahan data pada penelitian ini dikelompokan menjadi 2 yaitu pada faktor penyebab karhutla menggunakan analisis tabulasi, sedangkan untuk data kuantitatif untuk mengukur faktor-faktor penyebab karhutla menggunakan uji chi square. Peran serta MPA menggunakan metode deskriptif kualitatif dan analisis kuantitatif. Analisis peran serta MPA dengan menggunakan Skala likert. Faktor penyebab karhutla di Desa Awang Bangkal Timur disebabkan perkemahan dan perburuan (53%), perladangan (21%), penggembalaan (5%), api dari daerah lain (11%) dan tidak diketahui penyebab (11%). Hasil penelitian mengenai Peran serta MPA Palawangan Awang Bangkal Timur menunjukan bahwa MPA Palawangan telah berperan serta aktif dalam hal pencegahan dan penanggulangan karhutla, hal ini didasarkan pada kuesioner mendapatkan skor dan kategori tinggi yang berarti setiap kegiatan dijalankan dengan baik
ANALISIS TINGKAT KEKRITISAN LAHAN DI SUB DAS MALIAU KECAMATAN DUSUN SELATAN KABUPATEN BARITO SELATAN Rizky Irianti; Ahmad Yamani; Susilawati Susilawati
Jurnal Sylva Scienteae Vol 5, No 6 (2022): Jurnal Sylva Scienteae Vol 5 No 6 Edisi Desember 2022
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v5i6.7145

Abstract

The purpose of this research to identify the characteristics of the criticality level of land in the Maliau sub-watershed, South Dusun District, South Barito Regency. The collection of biophysical data in the form of secondary and primary data. Analysis and processing of data in the form of compiling spatial data of land units, taking soil samples at the research site, preparing rainfall information, planning land status maps and land functions, plant management factors (C) in various cover and conservation management factors (K). Identification of land criticality level in the form of calculation of actual erosion, Erosion Hazard Level (TBE) and critical land assessment by determining land criteria or factors and classifying land criticality level based on the total score. Based on the calculation of the critical land assessment, it was found that the criticality level of the land in the Maliau Sub-watershed, Dusun Selatan District, South Barito Regency at the critical land level of 402,016 ha with a percent area of 0.97%, the criticality level of land at a moderately critical level of 31,434.690 ha with a percent area 76.19%, the criticality level of land at the critical potential level is 3,532,657 ha with a percent area of 8.6%, the land criticality level at the non-critical level is 41,258,548 ha with a percent area of 14.27%.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik tingkat kekritisan lahan di Sub DAS Maliau Kecamatan Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan. Pengumpulan data biofisik berupa data sekunder dan primer. Analisis dan pengolahan data berupa penyusunan data spasial unit lahan, pengambilan sampel tanah pada lokasi penelitian, penyiapan informasi curah hujan, perencanaan peta status lahan dan fungsi lahan, faktor pengelolaan tanaman (C) diberbagia penutupan dan faktor pengelolaan konservasi (K). Identifikasi tingkat kekritisan lahan berupa perhitungan erosi aktual, Tingkat Bahaya Erosi (TBE) dan penilaian lahan kritis dengan menentukan kriteria lahan atau faktor dan mengklasifikasi tigkat kekritisan lahan berdasarkan total skor. Berdasarkan perhitungan penilaian lahan kritis didapatlah luas tingkat kekritisan lahan di Sub DAS Maliau Kecamatan Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan pada tingkatan lahan kritis seluas 402,016 ha dengan persen luas 0,97%, tingkat kekritisan lahan pada tingkatan agak kritis seluas 31.434,690 ha dengan persen luas 76,19%, tingkat kekritisan lahan pada tingkatan potensial kritis seluas 3.532,657 ha dengan persen luasan 8,6%, tingkat kekritisan lahan pada tingkat tidak kritis seluas 41.258,548 ha dengan persen luas 14,27%.