Erlinda Matondang
Conflict Resolution Unit-Indonesia Business Council For Sustainable Development (CRU-IBCSD)

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

AGRARIAN CONFLICT AND DISINTEGRATION: CHALLENGES FOR INDONESIA’S NATIONAL SECURITY Erlinda Matondang
Jurnal Pertahanan & Bela Negara Vol 9, No 3 (2019): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara (English)
Publisher : Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.124 KB) | DOI: 10.33172/jpbh.v9i3.643

Abstract

In some countries, disintegration is happened because politization of disparities which had been their foundation in the beginning. Indonesia is precisely standing as a country with its disparities—which can be called as plurality—in ethnics, races, and faiths. As a country with plurality in its society, Indonesia is really fragile in facing domestic conflicts; one of them is agrarian conflicts. This article is written for understanding the relations between agrarian conflict and disintegration and also finding their position in Indonesian national security system. Thus, the object of the observation in this article is the relations between agrarian conflict and disintegration and their position in Indonesian national security system. The results of this observation bring the fact that agrarian conflicts can trigger disintegration among people and decrease legitimacy to the government. The possibility of disintegration is determined by subject-object dimension and government’s policies. Besides, agrarian conflicts can be classified as threats to Indonesian national security. There are four reasons why agrarian conflict should be placed as a threat to national security, i.e. conflict subject and object are Indonesia’s physical-based component which have to be protected; overlapping policy (institutional component) causing conflict; plurality issues; and anarchical behaviors often estimated as the best solution.Keywords: agrarian, disintegration, national security, conflict
KONFLIK AGRARIA DAN DISINTEGRASI BANGSA: TANTANGAN KEAMANAN NASIONAL INDONESIA Erlinda Matondang
Jurnal Pertahanan & Bela Negara Vol 9, No 3 (2019): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara
Publisher : Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.308 KB) | DOI: 10.33172/jpbh.v9i3.635

Abstract

Di beberapa negara, perpecahan terjadi karena politisasi terhadap perbedaan yang pada awalnya justru mendasari terbentuknya suatu negara. Indonesia merupakan negara dengan keanekaragaman suku, ras, dan agama. Sebagai negara yang mempunyai keanekaragaman masyarakat, Indonesia sangat rentan terhadap berbagai konflik, salah satunya adalah konflik agraria. Penulisan artikel ini bertujuan untuk melihat hubungan antara konflik agraria dan disintegrasi bangsa serta posisinya dalam sistem keamanan nasional Indonesia. Dengan kata lain, objek dari artikel ini adalah hubungan antara konflik agraria dan disintegrasi bangsa serta posisi keduanya dalam sistem keamanan nasional Indonesia. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan data sekunder yang diperoleh melalui studi pustaka. Hasil pengamatan dalam artikel ini menunjukkan bahwa konflik agraria dapat memicu perpecahan di antara masyarakat dan menurunkan legitimasi terhadap pemerintah. Peluang disintegrasi atau perpecahan yang disebabkan oleh konflik agraria ditentukan oleh dimensi subjek-objek dan kebijakan pemerintah. Selain itu, konflik agraria dapat ditempatkan sebagai salah satu ancaman terhadap keamanan nasional Indonesia. Setidaknya ada empat alasan untuk menarik kesimpulan ini, yaitu subjek dan objek konflik merupakan bagian dari komponen fisik negara yang harus dijaga, tumpang-tindih kebijakan (komponen institusional negara) yang menjadi salah satu penyebab munculnya konflik, adanya isu SARA, dan sikap anarkhis yang kerapkali dianggap sebagai solusi terbaik.Kata Kunci : agraria, disintegrasi, keamanan nasional, konflik