Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DIPLOMASI PERTAHANAN LITTORAL STATES DI SELAT MALAKA MELALUI KERANGKA PATROLI SELAT MALAKA Yuli Ari Sulistyani
Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 9 No. 2 (2019): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara
Publisher : Republic of Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33172/jpbh.v9i2.563

Abstract

Selat Malaka sebagai salah satu selat yang memiliki nilai strategis dalam perdagangan dunia kerap menghadapi berbagai ancaman keamanan non-tradisional. Sesuai dengan UNCLOS, littoral states seperti Indonesia, Singapura, dan Malaysia berkewajiban untuk menjaga keamanan di wilayah perairan Selat Malaka agar perdagangan dan ekonomi dunia tidak terganggu. Penelitian ini menganalisis bagaimana kerangka kerjasama Malacca Straits Patrol (MSP) dibentuk sebagai sebuah kerjasama yang dibentuk oleh littoral states dalam rangka menjaga stabilitas keamanan di wilayah perairan Selat Malaka. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif melalui studi pustaka. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan konsep kerja sama pertahanan dan diplomasi pertahanan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa MSP yang terdiri atas Malacca Straits Sea Patrol (MSSP), “Eyes-in-the-Sky” Combined Maritime Air Patrols (EiS), dan MSP Intelligence Exchange Group (IEG) merupakan salah satu bentuk aktivitas diplomasi pertahanan berupa multilateral contacts between military officials dan multilateral military exercise yang bertujuan untuk meningkatkan rasa percaya dan kapabilitas pertahanan masing-masing negara.Kata Kunci : selat malaka, the malacca straits patrol framework, ancaman, kerjasama pertahanan, diplomasi pertahanan
LITTORAL STATES’ DEFENSE DIPLOMACY IN MALACCA STRAIT THROUGH THE MALACCA STRAIT PATROL FRAMEWORK Yuli Ari Sulistyani
Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 9 No. 2 (2019): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara (English)
Publisher : Republic of Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33172/jpbh.v9i2.573

Abstract

Malacca Strait, as one of the strategic straits in world trade, often face various non-traditional security threats. In accordance with United Nations Convention on the Law of The Sea (UNCLOS), littoral states such as Indonesia, Singapore, and Malaysia are obligated to maintain the security in Malacca Straits, to ensure that world trades and world economic are not disrupted. This study analyzes how the Malacca straits patrol (MSP) framework is formed by littoral states in order to maintain the security stability in Malacca Strait. The authors employ qualitative method through literature study. The obtained data were analyzed using the theory of defense cooperation and concept of defense diplomacy. The results of the study conclude that MSP, which is consisted of the Malacca Straits Sea Patrol (MSSP), "Eyes-in-the-Sky" Combined Maritime Air Patrols (EiS), and the MSP Intelligence Exchange Group (IEG), is classified as a defense diplomacy activity in the form of multilateral contacts between military officials and multilateral military exercises aimed at increasing mutual trust and defense capabilities of each country.Keywords:  Malacca Strait, Malacca Straits Patrol Framework, Threat, Defense Cooperation, Defense Diplomacy