Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SOSIALISASI DAN PELATIHAN HERBISIDA ORGANIK AIR KELAPA DI KELOMPOK TANI DESA MUNDUSEWU Adella Merlinda Grecia; Anita Dwi Saraswati; Berlian Safitri; Andhika Nararya Diza; Mu'tasim Billah
KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 3 (2022): KARYA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Mundusewu merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang. Memiliki potensi berupa lahan yang luas untuk budidaya tanaman. Komoditas tanaman yang ditanam oleh sebagian besar petani Desa Mundusewu yaitu padi, jagung, dan tebu. Dalam kegiatan budidaya tanaman tersebut terdapat beberapa kendala salah satu faktornya yaitu karena keberadaan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) gulma. Selama ini dalam mengendalikan gulma petani di desa Mundusewu masih menggunakan herbisida sintetik yang dapat mencemari lingkungan. Oleh karena itu, untuk meningkatkan pengetahuan kelompok tani desa Mundusewu dilakukan kegiatan sosialisasi dan pelatihan pembuatan herbisida organik air kelapa. Fermentasi air kelapa mengandung etanol atau alkohol. Fermentasi air kelapa ini diperkirakan akan melunturkan lilin (wax) yang terdapat pada permukaan daun. Alkohol akan meningkatkan nilai pH pada cairan tubuh tumbuhan, yang akan mengakibatkan kematian tumbuhan. Selain itu alkohol juga bersifat toksik pada protoplasma. Pembuatan herbisida organik (bioherbisida) ini menggunakan proses fermentasi anaerob. Sosialisasi herbisida kepada kelompok tani, diharapkan dapat membantu mengatasi permasalahan petani mengenai pengendalian gulma, dan menambah pengetahuan dalam pemanfaatan bahan alami sebagai herbisida organik.
Optimization of aerobic fermentation of solid fertilizer from goat manure using response surface methodology (RSM) Rizna Aini Mandriana; Muhammad Tajul Mafachir; Mu'tasim Billah; Ni Ketut Sari; Ely Kurnianti; Suprihatin Suprihatin
Konversi Vol 15, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/k.v15i1.25810

Abstract

The increase in the goat population in Panceng District has resulted in an increase in the volume of goat waste which has the potential to pollute the environment if not managed properly. Goat manure has good nutrient content, but the high initial C/N ratio (30.47) indicates that the material is not yet stable and requires a fermentation process. This study aims to optimize the aerobic fermentation process using the Response Surface Methodology (RSM) with varying air flow rates (5–25 L/min) and oxidation times (16–24 days). The process was carried out in an in-vessel non-flow reactor with an active aeration system. Carbon content analysis using the Walkley–Black Modified Spectrophotometric method and nitrogen content analysis using the Kjeldahl Method and water content using the gravimetric method. The results showed that increasing the air flow rate and oxidation time caused a significant decrease in the C/N ratio from 30.47 to 11.52–17.62. The optimum conditions were obtained at an air flow rate of 20 L/min and an oxidation time of 22 days with a C/N ratio of 12.4769 and a water content of 23.3309%, and a desirability value of 1. These results show that optimization using RSM is able to produce solid organic fertilizer that meets SNI standards (<20).