Warsito Atmodjo
Departemen Oseanografi, Fakultas Perikanan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. H. Sudarto, SH, Tembalang, Kota Semarang, Indonesia 50275

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Kandungan Logam Berat Timbal (Pb) pada Sedimen Dasar di Perairan Banjir Kanal Timur Semarang Muhammad Dicky Nugraha Putra; Sugeng Widada; Warsito Atmodjo
Indonesian Journal of Oceanography Vol 4, No 3 (2022): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijoce.v4i3.13398

Abstract

Padatnya aktifitas industri pada suatu wilayah dapat menyebabkan terjadinya pencemaran logam berat. Salah satu jenis logam berat tersebut adalah timbal (Pb). Logam berat Pb di suatu perairan umumnya berasal dari aktifitas transportasi, dimana hal tersebut terkandung dalam bahan bakar sebagai anti pemecah minyak yang kemudian di lepaskan ke atmosfir melalui alat pembuangan asap yang kemudian terlarut dalam laut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar konsentrasi logam berat Pb dan keterkaitannya dengan sedimen dasar di Perairan Banjir Kanal Timur Semarang. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh nilai konsentrasi logam berat tertinggi sebesar 31,35 ppm dan konsentrasi logam berat di sedimen nilainya sangat dipengaruhi oleh ukuran butir sedimen, Kata kunci: Logam Berat, Pb (Timbal), Sedimen Dasar, Banjir Kanal Timur, Semarang The density of industrial activity in an area is possible to make heavy metal pollution, which one of it is lead (Pb). One type of heavy metal is lead (Pb). Heavy metal Pb in waters generally comes from transportation activities, where it is contained in fuel as an anti-oil breaker which is then released into the atmosphere through a smoke exhaust device which is then dissolved in the sea. The purpose of this study was to determine how big the concentration of heavy metal Pb and its correlation with sediment base in Banjir Kanal Timur Semarang. Based on the research that has been done, the highest value of heavy metal concentration is 31.35 ppm and the concentration of heavy metals in the sediment is strongly influenced by the grain size of the sediment. Keywords: Heavy Metal, Pb (lead), Sediment Base, Banjir Kanal Timur Semarang