Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implementasi Prinsip 7p Bauran Pemasaran dalam upaya Meningkatkan Omzet Ukm pada Masa Pandemi Covid 19 Yulianto Yulianto; Syamsul Mu`Arif; Yenni Cahyani; Suciati Muanifah
DEDIKASI PKM Vol 2, No 1 (2021): DEDIKASI PKM UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/dedikasipkm.v2i1.8497

Abstract

Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk melaksanakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi dan tujuan utamanya adalah untuk memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh para pelaku usaha UMKM di tengah pandemi covid 19. Selain itu diharapkan dengan pengabdian kepada masyarakat ini keberadaan perguruan tinggi dapat memberikan kontribusi besar kepada pengembangan dan penerapan keilmuan kepada masyarakat. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu dengan cara sharing seasion dalam bentuk webinar dan juga pendampingan lapangan guna mendapatkan jalan keluar atas permasalahan yang dihadapi pelaku usaha UMKM. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini berupa pembuatan video iklan untuk memasarkan produk AuRinS sambel balado serta pemanfaatan sosial media untuk pemasaran produk. Ilmu yang didapatkan pada Pengabdian Kepada Masyarakat kali ini diharapkan mampu memberikan semangat baru bagi dosen dalam upaya mengembangkan diri memberikan pengarahan, penyampaian materi dan motivasi serta berkontribusi bagi perkembangan dunia usaha khususnya sektor UMKM baik di sekitar lingkungan kampus maupun secara nasional.
Implementasi Prinsip 7p Bauran Pemasaran dalam upaya Meningkatkan Omzet Ukm pada Masa Pandemi Covid 19 Yulianto Yulianto; Syamsul Mu`Arif; Yenni Cahyani; Suciati Muanifah
DEDIKASI PKM Vol. 2 No. 1 (2021): DEDIKASI PKM UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/dedikasipkm.v2i1.8497

Abstract

Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk melaksanakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi dan tujuan utamanya adalah untuk memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh para pelaku usaha UMKM di tengah pandemi covid 19. Selain itu diharapkan dengan pengabdian kepada masyarakat ini keberadaan perguruan tinggi dapat memberikan kontribusi besar kepada pengembangan dan penerapan keilmuan kepada masyarakat. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu dengan cara sharing seasion dalam bentuk webinar dan juga pendampingan lapangan guna mendapatkan jalan keluar atas permasalahan yang dihadapi pelaku usaha UMKM. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini berupa pembuatan video iklan untuk memasarkan produk AuRinS sambel balado serta pemanfaatan sosial media untuk pemasaran produk. Ilmu yang didapatkan pada Pengabdian Kepada Masyarakat kali ini diharapkan mampu memberikan semangat baru bagi dosen dalam upaya mengembangkan diri memberikan pengarahan, penyampaian materi dan motivasi serta berkontribusi bagi perkembangan dunia usaha khususnya sektor UMKM baik di sekitar lingkungan kampus maupun secara nasional.
Strategi Personal Branding Melalui TikTok bagi Wirausaha Muda Indonesia: Analisis Komunikasi Digital di Era Ekonomi Kreatif: ANALISIS KOMUNIKASI DIGITAL DI ERA EKONOMI KREATIF Syamsul Mu`arif; Yulianto
Pantarei Vol 1 No 1 (2025): Ekologi Digital Kreatif: Interseksi Seni, Teknologi, dan Komunikasi di Era Transf
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/ptr.v1i1.268

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi personal branding yang digunakan oleh wirausaha muda di Indonesia melalui platform media sosial TikTok. Dalam konteks era ekonomi kreatif dan transformasi digital, media sosial tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai medium strategis dalam membangun citra personal dan memperluas jangkauan pasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-struktural terhadap 10 wirausaha muda yang aktif membangun personal brand di TikTok serta analisis konten terhadap akun mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan strategi personal branding sangat bergantung pada keautentikan narasi, konsistensi visual, interaksi dengan audiens, serta kemampuan adaptasi terhadap algoritma TikTok. Elemen storytelling, visual branding, dan penggunaan tren TikTok seperti sound viral dan hashtag challenge menjadi kunci dalam meningkatkan engagement dan memperkuat identitas brand personal. Penelitian ini memperlihatkan bahwa TikTok telah menjadi ruang strategis baru dalam lanskap komunikasi pemasaran personal yang mampu meningkatkan nilai jual serta kredibilitas wirausahawan muda. Kontribusi penelitian ini terletak pada pemahaman baru tentang strategi komunikasi personal branding yang efektif dalam ekosistem digital Indonesia, serta memberikan rekomendasi strategis bagi pelaku bisnis dan akademisi di bidang komunikasi pemasaran dan digital branding
Dinamika Kepercayaan Konsumen Terhadap Visualisasi Iklan Berbasis AI di Marketplace Nurmono; Syamsul Mu`arif; Yulianto; Bagus Saputra
Pantarei Vol 2 No 1 (2026): Media, Kreativitas, dan Inovasi di Era Transformasi Digital
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/ptr.v2i1.350

Abstract

This study aims to analyze the impact of artificial intelligence (AI) utilization in product advertising visualization on consumer trust and responses within e-commerce platforms, particularly Shopee. Along with the increasing adoption of AI in generating more aesthetic and appealing visual content, concerns have emerged regarding the discrepancy between product representations in advertisements and the actual conditions of products received by consumers. This research employs a mixed-method approach, combining qualitative analysis of consumer reviews and visual product observations with quantitative analysis through the measurement of consumer response frequencies. The data were collected from ten popular products on Shopee that utilize AI-based visual content. The findings indicate that the use of AI in advertising is correlated with increased consumer distrust, as reflected in complaints about product discrepancies, perceptions of exaggerated advertising, and a growing demand for authentic evidence such as real-time photos or videos. Nevertheless, some consumers still exhibit positive responses toward the visual appeal generated by AI. These results suggest that AI plays a dual role as both an enhancer of visual aesthetics and a potential factor that may undermine credibility. Therefore, more transparent and ethical marketing strategies in the use of AI are required to maintain consumer trust. This study contributes to a deeper understanding of the dynamic relationship between AI technology, visual communication, and consumer behavior in the context of e-commerce.