Nurmiana Nurmiana
Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Teluk Kuantan, Riau, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK SISWA KELAS VII 2 SMPN 1 TELUK KUANTAN Nurmiana Nurmiana
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 5 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.673 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v11i5.9240

Abstract

Tujuan penelitian ini menerapkan layanan bimbingan kelompok untuk meningkatkan motivasi belajar. Layanan bimbingan kelompok merupakan upaya bantuan untuk memecahkan masalah siswa dengan memanfaatkan dinamika kelompok. Apabila dinamika kelompok dapat terwujud dengan baik maka anggota kelompok akan saling menolong, menerima dan berempati dengan tulus, motivasi adalah proses memberi semangat, arah, dan kegigihan perilaku. Artinya, perilaku yang termotivasi adalah perilaku yang penuh energi, terarah dan bertahan lama. Motivasi inilah yang mendorong seseorang melakukan sebuah pekerjaan maupun kegiatan seperti halnya belajar. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) menggunakan desain penelitian model Kemmis dan Mc. Taggart, dilaksanakan di SMPN 1 Teluk Kuantan. Subjek penelitian berjumlah 27 siswa, 13 Laki-laki, dan 14 Perempuan. Gambaran umum motivasi belajar siswa pada siklus I hanya 7 orang dari 27 siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi dengan presentase 25.92%. Sedangkan gambaran umum motivasi belajar siswa pada siklus II meningkat signifikan yaitu siswa yang memiliki motivasi belajar yang tinggi dengan presentase 33.33% dengan jumlah 9 orang. Aktivitas maupun peningkatan hasil motivasi belajar pada siklus I presentase dengan skor 65 hanya 59.25%, sedangkan pada siklus II presentase dengan skor 65 mencapai peningkatan signifikan menjadi 81.48%. Hal ini membuktikan adanya peningkatan sebesar 22.23% dari siklus I ke siklus II.