Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Kemampuan Anak Menghafal Kisah 25 Nabi Melalui Metode Sholawat di TPQ Al Faqih Desa Gadungan Kec Puncu Kab Kediri zuraidah; Ziyadatul Rif’ah; Shefina Nurlaily3
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI) Vol. 2 No. 3 (2022): Desember : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpkmi.v2i3.414

Abstract

This service activity is entitled "Efforts to Improve Children's Ability to Memorize the Stories of 25 Prophets Through the Sholawat Method at TPQ Al-Faqih". This activity was carried out by TPQ Al-Faqih children in Gadungan Village, Puncu District, Kediri Regency, considering that many TPQ teachers had difficulty explaining the stories of the Prophets. The purpose of holding this research and community service activity is to introduce and improve the memorization of the Story of the 25 Prophets to the children of TPQ Al Faqih through the sholawat method. Therefore, the researcher intends to do community service in the hope of increasing the ability to memorize the stories of the 25 Prophets so that they can be a provision of knowledge for TPQ Al Faqih children in their environment. In this community service activity, it resulted in a new change in how to memorize with the sholawat method, which can help children memorize the Acts of the 25 Prophets.
Upaya Pengahan Pernikahan Dini Untuk Kesehatan Sistem Reproduksi di Desa Keling Kec Kepung Kab Kediri Zuraidah; Musta’in Muhammad Mujib; Nur Laili Isnainia
Komatika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Institut Informatika Indonesia Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/komatika.v3i2.687

Abstract

sosialisasi merupakan pemberian pemahaman terhadap seseorang atas sesuatu melalui proses sosialisasi sebagai suatu pengetahuan dan perubahan mindset seseorang untuk menjadi individu yang lebih baik. Pernikahan dini adalah pernikahan yang dilakukan oleh laki-laki maupun perempuan yang memiliki usia dibawah 19 tahun. Desa Keling menjadi tempat pengabdian berbasis research Mahasiswa KKN IAIN Kediri yang mana di desa ini muncul beberapa permasalahan antara lain adanya kasus pernikahan dini yang terjadi akibat pergaulan bebas. Supaya, hal tersebut tidak terjadi terjadi kembali maka perlu dilakukan berbagai upaya, antara lain dengan meningkatkan pemahaman remaja tetang dampak negatif persalinan di usia muda pada alat reproduksi wanita. Peningkatan pemahaman remaja tentang dampak negatif persalinan diusia mudapada alat reproduksi wanita dilakukan dengan metode sosialisasi. Pelaksanaan sosialisasi sebagai upaya meminimalisir angka pernikahan dini yang ada di desa Keling di hadiri oleh 57 remaja. Metode pengabdian yang dilakukan yaitu menggunaka metode PAR atau biasa disebut Participatory Action Research. PAR merupakan Penelitian dengan menempatkan carariset dalam ruang lingkup kepentingan masyarakat, menciptakan solusi praktis untuk masalah dan pertanyaan umum membutuhkan suatu tindakan dan refleksi kolektif, dan berkontribusi pada praktik teori. Hasil yang diperoleh dari pengadaan sosialisasi yaitu dari 57 peserta sosialisasi, 80% menyatakan mereka mendapat pengetahuan baru mengenai dampak jika melakukan pernikahan dini dan 70% menyatakan mereka termotivasi untuk lebih mempersiapkan diri jika melakukan pernikahan.