Vironika Julianti
Jurusan Kehutanan - Universitas Riau

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HAK KEPEMILIKAN DALAM PEMANFAATAN AIR BERSIH DI KAWASAN TAMAN NASIONAL BUKIT TIGA PULUH, PROVINSI RIAU Vironika Julianti
Jurnal Analisis Kebijakan Kehutanan Vol 19, No 2 (2022): Jurnal Analisis Kebijakan Kehutanan
Publisher : Centre for Research and Development on Social, Economy, Policy and Climate Change

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jakk.2022.19.2.117-128

Abstract

Kepastian hak kepemilikan akan menjamin kelestarian sumber daya, termasuk dalam pemanfaatan air bersih non komersial di kawasan Taman Nasional Bukit Tiga Puluh (TNBT). Air bersih bersumber dari Sungai Lahai Kuning Empang Kanan pada zona pemanfaatan yang dikelola oleh Kelompok Pengelola Sistem Penyedia Air Minum dan Sanitasi (KPSPAMS) Sejuk Lestari. Penelitian ini bertujuan untuk adalah mengidentifikasi hak-hak kepemilikan dalam pemanfaatan air bersih di TNBT. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan berdasar snowball sampling, observasi lapangan, dan studi dokumen. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPSPAMS Sejuk Lestari sebagai pengelola air merupakan proprietor yang mempunyai hak akses, hak pemanfaatan, hak pengelolaan, dan hak eksklusi. Masyarakat Desa Lahai Kemuning sebagai pengguna air merupakan authorized user yang mempunyai hak akses dan hak pemanfaatan. Balai TNBT sebagai lembaga otoritas yang mengelola kawasan dengan sumber daya air di dalamnya merupakan owner yang mempunyai keseluruhan hak yaitu: hak akses, hak pemanfaatan, hak pengelolaan, hak eksklusi, dan hak pengalihan. Dinas Pekerjaan Rumah dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Indragiri Hulu sebagai pihak yang membangun sarana dan prasarana air merupakan authorized entrance yang hanya memiliki hak akses.