Artikel ini menjelaskan mengenai pemikiran ibnu taimmiyah terhadap jatuhnya nilai mata uang dankrisis ekonomi dan juga jatuhnya nilai rupiah serta krisis ekonomi di Indonesia. Metode penelitianyang digunakan adalah melalui pendekatan kualitatif dengan mencari beberapa referensi danliterature review yang mendukung materi penelitian. Dalam penelitian ini penulis menemukanmasalah mengenai sebab jatuhnya mata uang rupiah serta krisis ekonomi yang terjadi di NegaraIndonesia. Penelitian ini bertujuan agar pembaca dapat memahami sebab jatuhnya mata uang yangpernah terjadi pada masa ibnu Taimiyah dan mengkorelasikan dengan jatuhnya nilai rupiah saat ini diIndonesia, selain itu penelitian ini bertujuan agar pembaca dapat memahami mengenai krisis ekonomimenurut pemikiran ibnu Taimmiyah, dalam artikel ini juga akan di paparkan solusi yang bisaditerapkan agar krisis moneter dapat diatasi secara efektif dan efisien berdasarkan pandangan ibnuTaimmiyyah. Hasil penelitian ini yaitu: Menurut Ibnu Taimiyyah, jatuhnya nilai mata uangdisebabkan karena pencetakan uang yang terlalu banyak. Ibnu Taimiyyah mengatakan bahwa otoritaspemerintah harus mencetak mata uang koin (emas maupun perak) sesuai dengan nilai transaksi yangadil dari penduduk,tanpa keterlibatan kezaliman didalamnya. Menurut Ibnu Taimiyyah Inflasitersebut terjadi Karena adanya peredaran mata uang yang tidak seimbang, yaitu dengan pencetakanfulus yang nilai nominalnya tidak seimbang dengan kandungan logam, sehingga apabila dibelanjakanuntuk emas dan perak, maupun barang-barang berharga lainnya, nilai mata uang tersebut menjadimenurun, dan akhirnya timbul inflasi.