Siti Rahmawati
Faculty Of Economics And Management, IPB University, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI PENINGKATAN PROFITABILITAS PROFESI CONTENT CREATOR SEBAGAI ALTERNATIF PILIHAN KARIER ERA 4.0 Tino Sulistianto; Siti Rahmawati; Lindawati Kartika
Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik Vol 9 No 4 (2022): Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37606/publik.v9i4.409

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada berkembangnya era revolusi 4.0 yang menjadikan content creator salah satunya yaitu YouTuber sebagai alternatif pilihan pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan pendapatan yang diperoleh YouTuber dengan pekerja dari sektor formal seperti Banking and Financial Services, Consumer Goods and Services, Engineering, Hi Tech, dan Life Science. Penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis strategi peningkatan profitabilitas YouTuber. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif untuk mengidentifikasi pendapatan yang diperoleh YouTuber dan pekerja dari sektor formal, serta metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan strategi sukses YouTuber meningkatkan profitabilitas. Penentuan sampel menggunakan metode non probability sampling. Hasil penelitian menunjukkan jumlah rata-rata pendapatan yang diperoleh YouTuber lebih tinggi dibandingkan dengan karyawan dari sektor formal seperti Banking and Financial Services, Consumer Goods and Services, Engineering, Hi Tech, dan Life Science. Hasil menunjukkan faktor yang sangat berpengaruh adalah personal branding. Aktor yang sangat berpengaruh adalah content writer. Meningkatkan jumlah viewers merupakan tujuan yang paling diprioritaskan oleh YouTuber dalam meningkatkan profitabilitas. Alternatif strategi yang paling penting dilakukan oleh YouTuber adalah membuat konten dengan topik yang up to date.
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KETERLIBATAN KARYAWAN GENERASI Y KANTOR PUSAT PT PLN JAKARTA Dhia Faiz Jaisyul Alim; Siti Rahmawati
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 9, No 1 (2023): Vol 9, No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34203/jimfe.v9i1.6477

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis budaya organisasi dan keterlibatan karyawan, serta menganalisis pengaruh budaya organisasi terhadap keterlibatan karyawan Generasi Y pada Kantor Pusat PT PLN. Metode penarikan sampel menggunakan purposive sampling sehingga ditemukan jumlah sampel sebanyak 230 responden. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif dan SEM-PLS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa budaya organisasi PT PLN sangat baik dan keterlibatan karyawannya juga baik, serta budaya organisasi memengaruhi keterlibatan karyawan secara signifikan dan positif. Semakin kuat budaya organisasi cenderung meningkatkan keterlibatan karyawan. Implikasi penelitian ini menyarankan untuk tetap menjaga setiap nilai budaya serta memperhatikan variabel lain seperti senior leadership, komunikasi organisasi, training and development, reward and recognition, dan juga employee value proposition.ABSTRACTThis study aims to analyze organizational culture and employee involvement, as well as analyze the influence of organizational culture on the involvement of Generation Y employees at PT PLN Headquarters. The sampling method used purposive sampling so that a total sample of 230 respondents was found. The data analysis method in this study is the descriptive analysis method and SEM-PLS. The results of this study indicate that PT PLN's organizational culture is very good and its employee involvement is also good, and organizational culture influences employee engagement significantly and positively. A stronger organizational culture tends to increase employee engagement. The implications of this research suggest maintaining every cultural value and paying attention to other variables such as senior leadership, organizational communication, training and development, reward and recognition, as well as employee value propositions.