This Author published in this journals
All Journal Healthy Journal
Deli Rizki Iraki Lukman
Pusat Kesehatan Masyarakat Ciluluk, Bandung, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN MITIGASI BENCANA DENGAN KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA BANJIR Jahirin; Sunsun; Deli Rizki Iraki Lukman
Healthy Journal Vol. 10 No. 1 (2021): Healthy Journal
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan FIKES UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (872.235 KB) | DOI: 10.55222/healthyjournal.v10i1.511

Abstract

Pengetahuan adalah keseluruhan pemikiran, gagasan, ide, konsep dan pemahaman yang dimiliki manusia tentang dunia dan segala isinya termasuk manusia dan kehidupannya. Sedangkan kesiapsiagaan merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengantisipasi bencana melalui pengorganisasian serta melalui langkah yang tepat guna dan berdaya guna. Pengetahuan yang dimiliki biasanya dapat memengaruhi sikap dan kepedulian untuk siapsiagaan dalam mengantisipasi bencana. Tujuan umum dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan pengetahuan mitigasi bencana banjir dengan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan operasional silang (cross sectional). Teknik pengambilan sampling pada penelitian ini menggunakan accidental sampling, sampel yang diteliti pada penelitian ini sebanyak 30 orang sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Instrument penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan mitigasi bencana dan kuesioner kesiapsiagaan masyarakat yang telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas oleh peneliti. Uji statistik yang digunakan adalah Rank Spearman. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan mitigasi bencana dengan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir. Kata kunci : Pengetahuan, Kesiapsiagaan, Mitigasi, Bencana Banjir
The Correlation of Stress Level Towards Blood Sugar Level to The Mellitus Diabetes Ganjar Safari; Salvia Salvia; Deli Rizki Iraki Lukman
Healthy Journal Vol. 11 No. 2 (2022): Healthy Journal
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan FIKES UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55222/healthyjournal.v11i2.1091

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah (hiperglikemia) sebagai akibat dari kekurangan sekresi insulin, gangguan aktivitas insulin, atau keduanya. Orang yang menderita diabetes dapat akan mengalami stres dalam hidupnya dengan berbagai pemicu terkait dengan pengobatan, adaptasi dengan penyakit, kurang dukungan keluarga dan sebagainya sehingga stres yang dialami dapat mempengaruhi tingkat kadar gula darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat stres terhadap perubahan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus di Puskesmas. Desain penelitian ini adalah Analitik korelasional dengan metode cross sectional. Sampel dalam penelitian ini yaitu penderita diabetes mellitus sebanyak 30 orang. Tenik sampling menggunakan insidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner data study dokumentasi hasil kadar gula darah dan uji statistik menggunakan Rank Spearman. Hasil penelitian sebagian besar tingkat stres responden berkategori sedang (45,9%) dan hampir seluruhnya hasil kadar gula darah puasa responden berkategori buruk (93,3%). Uji Rank Spearmean menunjukan terdapat hubungan antara variabel tingkat stres dengan kadar gula darah dan koefisien korelasi menunjukan jika kekuatan hubungan antara dua variabel ini pada kategori cukup kuat dan arah hubungannya searah. Sehingga dalam penelitian ini peneliti menyarankan bagi penderita diabetes untuk menjaga pola hidup sehat untuk menghindari stres dan memeriksakan kadar gula darah secara rutin
The Effect of Benson Relaxation Therapy on Stress Levels in Elderly People With Hypertension Jahirin Jahirin; Isyeu Sintia; Deli Rizki Iraki Lukman
Healthy Journal Vol. 11 No. 2 (2022): Healthy Journal
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan FIKES UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55222/healthyjournal.v11i2.1096

Abstract

Memasuki lansia identik dengan menurunnya daya tahan tubuh dan mengalami berbagai penyakit degeneratif yang menyerang pada diri lansia berpengaruh pada rasa kecemasan dan stress, salah satu upaya untuk mengatasi stress adalah dengan metode relaksasi. Hal itu karena dalam relaksasi terkandung unsur penenangan diri. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh terapi relaksasi Benson terhadap tingkat stres pada lansia penderita hipertensi. Desain dalam penelitian ini adalah Pre-Experimental Design dengan metode penekatan One Group Pretest-Postest Design. Sampel yang diambil dalam penelitian ini berjumlah 30 lansia yang berusia diatas 60 tahun. Variabel independen pengaruh terapi relaksasi Benson, variabel dependen stres pada lansia penderita hipertensi. Instrument penelitian menggunakan lembar kuisioner dan SOP terapi Benson. Analisa data menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden mengalami stres sedang sebelum diberikan relaksasi benson sebanyak (66,7%) dan setelah diberikan terapi relaksasi Benson mengalami perubahan pada tingkat stres sedang menjadi stres ringan dengan jumlah responden sebanyak (76,7%). Hasil penelitian menunjukan terdapat pengaruh terapi relaksasi Benson terhadap tingkat stres pada lansia penderita hipertensi. Dengan demikian penerapan terapi relaksasi Benson perlu dipertimbangkan sebagai salah satu aktifitas yang dilakukan pada lansia untuk mencegah tingkat stres.