Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Audit Rekam Medis dalam Upaya Peningkatan Kualitas Pengisian Rekam Medis di RSUD Sleman Sugeng; Dian Herawati; Salim, Marko Ferdian
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI) Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Februari
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jipiki.v9i1.1402

Abstract

A hospital is a health service institution that provides complete individual health services for inpatient, outpatient, and emergency care. Hospitals as health service providers are required to maintain medical records. The administration of medical records for each hospital refers to the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia. A medical record audit is needed to determine the completeness of data in medical records both in quantity and quality. The purpose of this study was to determine the medical record audit at RSUD Sleman. The type of research used is analytic observational with a cross-sectional study design. This research was conducted at RSUD Sleman, Special Region of Yogyakarta. The research was done from April to October 2022, during a period of 7 months. Simple random sampling was used to collect data from 94 medical records. The audit of 94 samples of medical records resulted in the following findings: completeness, patient identity 100%, professional identity in providing care 99.01%, date and time 70.21%, initial assessment 90.42%, subjective examination 98.84%, objective examination 66.01%, management plan 91.49%, clinical pathology examination 58.51%, radiological examination 75.53%, primary diagnosis 100%, secondary diagnosis 100%, and general agreement 100%. The lowest percentage of 58.51% was obtained for incomplete data.
ANALISIS FAKTOR PENGHAMBAT PELEPASAN INFORMASI KEPADA PIHAK KETIGA DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA LUMAJANG Wulandari, Dina Tsani; Salim, Marko Ferdian; Nugraha, Bagus Setyadi; Hartati, Oky Susiana; Muldyanti, Watik
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v9i1.3841

Abstract

Latar Belakang: Peningkatan mutu dan efisiensi pelayanan rumah sakit melalui sensus harian rawat inap memerlukan implementasi sistem informasi kesehatan (SIK) yang baik. RSUD Muntilan telah memiliki modul Sensus Harian Rawat Inap (SHRI) dalam SIK, tetapi pelaksanaannya masih dilakukan secara manual, menyebabkan masalah ketidakakuratan data. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor penghambat implementasi SIK dalam kegiatan SHRI di RSUD Muntilan. Subjek dan Metode: Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dan menggunakan rancangan penelitian studi kasus. Sampel yang diambil mencakup masing-masing satu orang petugas admin bangsal dan petugas pelaporan yang dipilih secara acak dari populasi yang terdiri dari tujuh orang petugas admin bangsal dan dua orang petugas pelaporan. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, studi dokumentasi, dan wawancara. Hasil: Faktor yang menjadi penghambat implementasi SIK adalah faktor man meliputi kurangnya petugas admin bangsal, money yaitu tidak adanya anggaran untuk pelatihan/sosialisasi dan penambahan petugas admin bangsal, method yaitu tidak adanya SOP sensus harian rawat inap secara elektronik, material yaitu data tempat tidur dan tanggal masuk yang tidak akurat. Kesimpulan: Faktor-faktor yang menjadi penyebab tidak digunakannya SIK dalam kegiatan sensus harian rawat inap adalah faktor man, money, method, dan material
ANALISIS KESIAPAN BRIDGING SIMRS DAN V-CLAIM DI RUMAH SAKIT PRATAMA KOTA YOGYAKARTA Salim, Marko Ferdian; Syakira, Imtinan Nasywa; Putri, Edvy Permata; Janah, Friska Miftachul
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v9i1.3661

Abstract

Background: Hospital Information System (SIMRS) and Virtual Claim (V-Claim) are information systems used by hospitals in providing services. However, the different systems between SIMRS and V-Claim will have an impact on the effectiveness and efficiency of patient services, for example the patient registration process. Yogyakarta City Primary Hospital is conducting bridging between SIMRS and V-Claim so it is necessary to know the readiness level of the bridging system.Subjects and Method: This research method used a mixed methods with an exploratory design at the Yogyakarta City Primary Hospital in June-August 2022. This research was started with qualitative research and then continued with quantitative. Collecting data using interview techniques, observation, and questionnaires.Results: The SIMRS and V-Claim bridging systems have been successfully implemented at Yogyakarta Pratama Hospital with the support of man, money, machine, material, and method aspects that are well integrated with each other. The TRL measurement results show that the level of readiness for implementing the bridging system at the Yogyakarta City Pratama Hospital is at level 8.Conclusion: The SIMRS and V-Claim bridging systems have been successfully implemented at Yogyakarta Primary Hospital. Improving the Yogyakarta Pratama Hospital IT team to make repairs and improvements to TRL indicators that have not reached the maximum up to TRL level 9.
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI SURVEILANS PROGRAM KESEHATAN IBU DAN ANAK BERBASIS DHIS2 (DISTRICT HEALTH INFORMATION SOFTWARE 2) Salim, Marko Ferdian; Syairaji, M.; Ningtyas, Annisa Maulida; Pratama, Rio Aditya
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 10, No 2 (2022): EDITION JULY 2022
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jc.v10i2.2480

Abstract

Indonesia masih menetapkan bahwa masalah kesehatan ibu dan anak (KIA) sebagai program prioritas yang harus diselesaikan karena angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) belum memenuhi standar indikator. Sistem surveilans KIA belum terintegrasi sehingga data dan informasi yang dihasilkan juga belum bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung pengambilan keputusan terhadap masalah KIA. Tujuan penelitian ini yaitu merancang dan mengembangkan sistem informasi surveilans program KIA berbasis DHIS 2. Jenis penelitian adalah action research dengan mengikuti langkah-langkah protoyping dalam mengembangkan sistem informasi surveilans program KIA berbasis DHIS 2 (District Health Information Software 2). Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus 2019 - Februari 2020 di Puskesmas Kabupaten Kulon Progo. Subjek penelitian ini yaitu Petugas KIA Puskesmas sebanyak 6 orang yang ditentukan berdasarkan purposive sampling. Objek penelitian ini adalah sistem informasi surveilans KIA. Prototipe sistem informasi surveilans program KIA berbasis DHIS 2 telah melalui tahap identifikasi kebutuhan, desain sistem, implementasi, dan pengujian. Hasil uji coba sistem membuktikan bahwa pengguna dapat menerima sistem tersebut dan sistem berjalan dengan baik. Sistem informasi surveilans program KIA berbasis DHIS 2 sudah berhasil dikembangkan dan diterima oleh pengguna. Oleh karena itu, pihak puskesmas disarankan agar mengimplementasikan sistem ini dalam kegiatan surveilans KIA.
User Satisfaction Analysis of Digital Government Services at Health Center: Analisis Kepuasan Pengguna terhadap Layanan Pemerintahan Digital di Pusat Kesehatan Inayah, Asti Nur; Salim, Marko Ferdian; Santoso, Dian Budi
Procedia of Engineering and Life Science Vol. 9 (2025): Proceedings of the 2025 Annual Meeting of APTIRMIKI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Public health facilities in Bantul Regency have implemented the Digital Government Service (DGS) since 2019 to support healthcare activities. However, its implementation has not been fully optimal, and several challenges remain. User satisfaction is an important indicator of the successful adoption of health information systems. This study aimed to assess user satisfaction with DGS using the End User Computing Satisfaction (EUCS) model across five dimensions: content, accuracy, format, ease of use, and timeliness. A quantitative cross-sectional design was employed with 104 respondents selected through multistage random sampling. Data were collected using questionnaires and observations and analyzed through univariate, bivariate, and multivariate approaches. Most DGS users were female (88%), aged 26–35 years (35%), had diploma-level education (53%), and worked as midwives (24%). Overall, user satisfaction was categorized as “satisfied,” with an average score above 3.401 across the five EUCS dimensions. Regression analysis indicated that all EUCS dimensions had a positive and significant effect on user satisfaction (p < 0.05), and the simultaneous F-test confirmed that all independent variables collectively influenced the dependent variable (p < 2.2e-16). In conclusion, DGS users in Bantul Regency reported a satisfactory level of system use, and all EUCS dimensions were significantly associated with user satisfaction, with independent variables collectively contributing to overall satisfaction.
Preliminary Evaluation of an LLM-Based Annotation Framework for Medical NER in Bahasa Indonesia Ningtyas, Annisa Maulida; Salim, Marko Ferdian; Syairaji, M; Santoso, Dian Budi
IJCCS (Indonesian Journal of Computing and Cybernetics Systems) Vol 20, No 2 (2026): April
Publisher : IndoCEISS in colaboration with Universitas Gadjah Mada, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijccs.112690

Abstract

Keterbatasan data beranotasi berkualitas menghambat pengembangan model Named Entity Recognition (NER) medis untuk Bahasa Indonesia. Penelitian ini menyajikan desain evaluasi untuk framework anotasi semi-otomatis berbasis Large Language Models (LLMs) untuk terminologi medis Indonesia. Framework mengintegrasikan pre-anotasi LLM dengan validasi manusia melalui web interface. Tujuan utama penelitian ini adalah mengevaluasi konsistensi dari LLM pada 21 posting forum Alodokter terkait NER dengan lima kategori entitas: penyakit, gejala, anatomi, obat, dan prosedur, menggunakan ensembel tiga varian model Gemini (Gemini-2.5-Flash, Gemini-2.0-Flash, dan Gemini-2.5-Flash-Lite). Evaluasi menggunakan Inter-Annotator Agreement (IAA) Cohen’s Kappa dan F1 score.  Hasil menunjukkan konsistensi internal model yang tinggi, dengan Gemini-2.5-Flash-Lite mencapai konsistensi internal tertinggi (strict F1 = 0.970, kappa = 0.977). Kesepakatan antar-model signifikan tetapi lebih rendah (rata-rata F1 ketat = 0.716, kappa = 0.756), dengan deteksi batas sebagai sumber utama ketidaksepakatan. Analisis posting dengan kesepakatan terendah mengidentifikasi tiga faktor: ambiguitas identifikasi entitas pada posting berbentuk pertanyaan, ambiguitas klasifikasi jenis entitas, dan strategi segmentasi batas untuk bahasa medis Indonesia informal.
Analisis Rekam Medis Pasien Diabetes Mellitus Melalui Implementasi Teknik Data Mining di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta Salim, Marko Ferdian; Sugeng, Sugeng
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 2, No 2 (2017): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.30331

Abstract

Latar Belakang: Diabetes mellitus adalah penyakit kronis yang mempengaruhi beban ekonomi dan sosial secara luas. Data pasien dicatat melalui sistem rekam medis pasien yang tersimpan dalam database sistem informasi rumah sakit, data yang tercatat belum dianalisis secara efektif untuk menghasilkan informasi yang berharga. Teknik data mining bisa digunakan untuk menghasilkan informasi yang berharga tersebut.Tujuan: Mengidentifikasi karakteristik pasien Diabetes mellitus, kecenderungan dan tipe Diabetes melitus melalui penerapan teknik data mining di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan rancangan cross sectional. Teknik pengumpulan data dilakukan secara retrospektif melalui observasi dan studi dokumentasi rekam medis elektronik di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Data yang terkumpul kemudian dilakukan analisis dengan menggunakan aplikasi Weka.Hasil: Pasien Diabetes mellitus di RSUP Dr. Sardjito tahun 2011-2016 berjumlah 1.554 orang dengan tren yang cenderung menurun. Pasien paling banyak berusia 56 - 63 tahun (27,86%). Kejadian Diabetes mellitus didominasi oleh Diabetes mellitus tipe 2 dengan komplikasi tertinggi adalah hipertensi, nefropati, dan neuropati. Dengan menggunakan teknik data mining dengan algoritma decision tree J48 (akurasi 88.42%) untuk analisis rekam medis pasien telah menghasilkan beberapa rule.Kesimpulan: Teknik klasifikasi data mining (akurasi 88.42%) dan decision trees telah berhasil mengidentifikasi karakteristik pasien dan menemukan beberapa rules yang dapat digunakan pihak rumah sakit dalam pengambilan keputusan mengenai penyakit Diabetes mellitus.
Implementasi Aplikasi Wifi TB Berdasarkan Persepsi Kemudahan dan Kemanfaatan di Kota Semarang Kurniadi, Arif; Widianawati, Evina; Kusuma, Edi Jaya; Salim, Marko Ferdian
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 5, No 2 (2020): May
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.50483

Abstract

Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) merupakan salah satu dari sepuluh penyakit penyebab kematian di dunia. Kasus TB yang ditemukan harus dicatat dan dilaporkan oleh setiap fasilitas pelayanan kesehatan sesuai format yang ditentukan.Tujuan: Mengetahui pengaruh persepsi kemanfaatan, kemudahan dan kendala terhadap implementasi penggunaan aplikasi Wifi TB.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik. Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kota Semarang dengan melibatkan dokter praktik mandiri dan dokter klinik pratama sebagai responden sebanyak 129 orang pada tahun 2019.Hasil: Responden yang mengisi angket sebanyak 129 orang, 60% belum menggunakan aplikasi dan 40% sudah menggunakan aplikasi. Berdasarkan hasil skor angket dengan skala 1 – 5, diketahui skor persepsi kemanfaatan dan kemudahan adalah 4, skor kendala penggunaan adalah 2, skor implementasi penggunaan 3,8 serta skor efektivitas dan kepuasan adalah 4. Berdasarkan hasil uji statistik diperoleh nilai sig F= 0,000 dan R-square= 70,1%, artinya persepsi kemanfaatan, kemudahan dan kendala penggunaan aplikasi secara bersama-sama berpengaruh siginifikan terhadap implementasi penggunaan aplikasi Wifi TB sebesar 70,1%.Kesimpulan: Persepsi kemanfaatan, kemudahan dan kendala penggunaan mempengaruhi implementasi penggunaan aplikasi sebesar 70,1%. Disarankan kepada pengembang program dan dinas terkait untuk selalu memberikan sosialisasi dan pelatihan kepada pengguna aplikasi Wifi TB.
Pengembangan Sistem Informasi Surveilans Demam Berdarah Dengue Berbasis Mobile sebagai Sistem Peringatan Dini Outbreak di Kota Yogyakarta Salim, Marko Ferdian; Syairaji, M.; Wahyuli, Krida Tri; Muslim, Nida Nur Aulia
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 6, No 2 (2021): May
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.61245

Abstract

Latar Belakang: Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan nasional. Salah satu strategi yang tepat untuk menurunkan angka kejadian DBD adalah surveilans DBD. Namun, surveilans DBD selama ini dikerjakan oleh petugas surveilansmasih dikerjakan dengan carasecara manual sehingga hal ini menyebabkan keterlambatan pelaporan, tidak update-nya data, dan penyajian informasi yang tidak mendukung dalam pengambilan keputusan.Tujuan: Merancang dan mengembangkan sistem informasi surveilans DBD berbasis mobile sebagai sistem peringatan dini outbreak di Kota Yogyakarta.Metode: Research and development ini dilaksanakan di Puskesmas Gondokusuman II Kota Yogyakarta pada April-Oktober 2020. Subjek penelitian adalah petugas surveilans puskesmas dan kader. Objek penelitian adalah Sistem Informasi Surveilans DBD. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, Focus Group Discussion, observasi, dan studi dokumentasi.Hasil: Pengguna memerlukan sistem informasi surveilans kasus DBD berbasis mobile yang mengakomodir perekaman data melalui digitalisasi komponen formulir yang digunakan, fitur koordinasi antarpengguna, serta fitur pemetaan kasus. Penelitian ini menghasilkan rancangan proses sistem dalam diagram unified modelling language, rancangan basis data dalam entity relationship diagram serta prototipe tampilan antarmuka sistem.Kesimpulan: Rancangan sistem informasi surveilans berbasis mobile yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan pengguna dan sebaiknya digunakan sebagai blueprint untuk proses konstruksi sistem.
Faktor Determinan Maternal Morbidity di Daerah Istimewa Yogyakarta Syairaji, M; Salim, Marko Ferdian
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 6, No 4 (2021): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.61309

Abstract

Latar Belakang: Maternal morbidity telah diakui sebagai masalah kesehatan yang menimpa hampir 1,7 juta wanita di dunia setiap tahunnya. Upaya pencegahan kematian dan kesakitan ibu, di tahun 2018 Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengembangkan program pendampingan ibu hamil serta dilakukan penelitian terkait faktor determinan maternal morbidity di DIY.Tujuan: Menganalisis faktor pengaruh kejadian maternal morbidity pada program One Student One Client (OSOC) dari Dinas Kesehatan DIY.Metode: Penelitian ini merupakan observasional analitik dengan desain studi cross sectional, menggunakan data sekunder dari seluruh ibu hamil yang ikut dalam pendampingan ibu hamil OSOC pada tahun 2019 yang berdomisili di DIY. Analisis data menggunakan chi-square dan regresi logistik.Hasil: Terdapat 228 responden yang memiliki data lengkap dari masa kehamilan sampai nifas. Rata-rata responden berumur 30,7 tahun, 60,9% tamat SMA, 58,77% ibu rumah tangga, dan 68,42% memiliki asuransi kesehatan. Sebanyak 15,35% merupakan kehamilan yang tidak direncanakan, 19,74% memiliki riwayat penyakit, dan faktor risiko terbesar adalah umur >35 tahun (24,56%), ibu kurus (14,04%), dan memiliki riwayat caesar (13,60%). Incidence maternal morbidity sebesar 58,33% dan berdasarkan analisis multivariat, riwayat operasi caesar, porsi makan meningkat, serta memiliki hewan peliharaan berhubungan secara signifikan terhadap kejadian maternal morbidity dengan ROR dan 95% CI masing-masing sebesar 3,612 (1,076—12,117), 0,453 (0,211—0,971), dan 1,966 (1,042—3,710).Kesimpulan: Kasus maternal morbidity di masyarakat cukup tinggi dengan faktor risiko yang mempengaruhi, yaitu riwayat operasi caesar, porsi makan meningkat, dan memiliki hewan peliharaan.