This Author published in this journals
All Journal JURNAL PIONIR
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS BUDAYA MASYARAKAT JAWA DI DESA TANAH TINGGI KECAMATAN AIR PUTIH KABUPATEN BATU BARA DALAM ACARA SYUKURAN TINGKEBAN :KAJIAN SEMIOTIKA LISA HARTATI, TARIDA ILHAM MANURUNG, ,KARIMALIANA
JURNAL PIONIR Vol 8, No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v8i2.2829

Abstract

ABSTRAK Budaya daerah sangat sangat penting untuk berlangsungnya kebudayaan nasional, untuk itulah budaya daerah harus terus dilestarikan dan dijaga agar tetap dilaksanakan oleh suatu masyarakat. Indonesia memiliki banyak suku bangsa yang tersebar luas, dari sekian banyaknya suku bangsa ada salah satunya yaitu budaya Jawa.Dalam penelitian ini data yang difokuskan pada menganalisis makna setiap proses upacara tingkeban yang ada didesa Tanah Tinggi Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara. Budaya Jawa adalah salah satu budaya yang ada diindonesia, kebudayaan Jawa ini dengan keanekaragamannya banyak mengilhami masyarakat Jawa dalam tindakan maupun prilaku keberagamannya masing-masing. Misalnya dalam upacara daur hidup, masa kehamilan, kelahiran, masa anak-anak, masa remaja, masa perkawinan dan masa kematian. Identifikasi masalah didefenisikan sebagai upaya untuk menjelaskan masalah dan membuat penjelasan dpat diukur, identifikasi ini dilakukan sebagai langkah awal penelitian. Jadi secara ringkas identifikasi adalah mendefenisikan masalah penelitian. Selain itu, identifikasi masalah juga dapat diartikan sebagi proses dan hasil pengenalan masalah. Maka dari itu identifikasi ini menjadi langkah awal penelitian yang penting. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan Analisis Budaya Masyarakat Jawa di Desa Tanah Tinggi Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara: Kajian Semiotika. Dapat disimpulkan sebagai berikut :1)perelengkapan siraman yang didalamnya dilengkapi air dari tujuh sumber mata air dan kembang setaman, 2) perlengkapan brojolan brupa bubur procot dan cengkir gading, 3) perlengkapan ngagem busana dengan menggunakan tujuh motif kain,4) perlengkapan menjual rujak dan dawetdilengkapi dengan rujak dan dawet,5) perlengkpan kenduri yang dilengkapi dengan nasi dan lauk dan makanan lainnya.