Franky Boentolo
Universitas Kristen Petra

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGARUH INTEGRASI NARASI ALKITABIAH PADA PELAJARAN ENERGI TERHADAP PEMBENTUKAN PARADIGMA KRISTEN MURID KELAS 4 SD Shinta Presilia; Franky Boentolo
Aletheia Christian Educators Journal Vol. 3 No. 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Faculty of Teacher Education - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/aletheia.3.2.79-88

Abstract

Sekolah Kristen perlu mempunyai nilai fundamental yang berbeda dari institusi pendidikan lainnya. Salah satu nilai fundamental tersebut adalah pembentukan paradigma Kristen melalui integrasi Alkitab pada pelajaran. Salah satu metode mengajar untuk membentuk paradigma Kristen pada usia pra remaja adalah dengan mengintegrasikan narasi Alkitabiah dalam pelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh integrasi narasi Alkitabiah pada pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dengan topik energi terhadap pembentukan paradigma Kristen murid kelas empat SD. Penelitian ini menggunakan metode pretest dan post-test control group design. Data diperoleh melalui kuesioner yang terdiri dari 26 butir pernyataan mengenai paradigma Kristen. Kuesioner dikerjakan oleh kelompok kontrol dan kelompok eksperimen sebelum dan sesudah penerapan. Uji hipotesis dilakukan dengan metode independent t-test dan paired sample t-test setelah melalui uji normalitas dan reliabilitas. Hasil uji independent t-test memiliki signifikansi 0.000 sedangkan hasil uji paired sample t-test kelompok eksperimen memiliki nilai signifikansi 0.000. Kedua uji hipotesis tersebut menyatakan bahwa integrasi narasi Alkitabiah pada pelajaran energi berpengaruh signifikan terhadap pembentukan paradigma Kristen murid kelas 4 SD.
TINJAUAN PRAKTIK DAN MAKNA PEMBELAJARAN REMEDIAL BERDASARKAN MATIUS 20:1-16 Franky Boentolo
Aletheia Christian Educators Journal Vol. 4 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Kristen Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/aletheia.4.2.66-76

Abstract

Pembelajaran remedial merupakan bagian integratif dari proses pembelajaran, yang bertujuan menolong murid yang belum mencapai performa minimal yang ditentukan. Dalam pelaksanaannya, pembelajaran difokuskan pada aspek akademis, padahal potensi dampak positifnya dalam diri para murid bisa jauh lebih luas. Pelaksanaan pembelajaran remedial ditinjau dengan sudut pandang pendidikan Kristen, khususnya nats Matius 20:1-16 sebagai dasar tinjauan, yang mengajarkan prinsip keadilan dan kasih karunia. Model penelitian yang digunakan adalah studi literatur, baik dalam cakupan literatur pendidikan tentang pembelajaran remedial dan pendidikan Kristen, maupun tafsiran terhadap Matius 20:1-16. Hasil penelusuran literatur menggambarkan bahwa pembelajaran remedial dapat menjadi sarana perwujudan keadilan dan kasih karunia dalam bidang pendidikan, karena pembelajaran remedial merupakan wujud kasih karunia kepada murid yang membutuhkan bantuan, sekaligus menjadi upaya pemenuhan kebutuhan setiap murid. Namun demikian, pelaksanaan remedial perlu memperhatikan dua hal: direspons proaktif oleh murid yang membutuhkan, dan tidak membebani murid tersebut dengan tambahan biaya.
PERAN GURU MEMANFAATKAN AI DALAM MEMBANGUN GENERASI UNGGUL MENUJU INDONESIA EMAS 2045 Franky Boentolo; Che-Che Chuan Racwelling Manu; Olyvia Giovany Saragih; Soniat Zalukhu
Aletheia Christian Educators Journal Vol. 5 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Kristen Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/aletheia.5.1.42-48

Abstract

Kemajuan teknologi dalam dunia pendidikan menghadirkan berbagai informasi yang aktual dan dapat digunakan dalam proses belajar mengajar di sekolah. Salah satu media pembelajaran yang diperkenalkan pada abad ke-21 yaitu artificial intelligence (AI). Penulisan karya ilmiah ini bertujuan untuk mengetahui fungsi AI sebagai salah satu inovasi media pembelajaran digital. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penggunaan AI merupakan proses untuk melahirkan sumber daya manusia yang unggul dan membentuk generasi bangsa yang berkualitas menuju Indonesia Emas 2045. AI merupakan inovasi pembelajaran yang dapat diterapkan dalam pembelajaran di Indonesia dengan tujuan untuk menghasilkan generasi bangsa yang mampu bersaing secara internasional. Salah satunya yaitu melalui peran guru sekolah dasar dalam merangkul AI sebagai media pembelajaran digital yang dapat diinte­grasikan kepada peserta didik sekolah dasar dengan sesuai, untuk menghadapi perubahan yang terjadi di dunia. Guru dan peserta didik dituntut untuk menyesuaikan diri dengan teknologi digital.
Pengaruh Penggunaan Media Geogebra Terhadap Hasil Belajar Matematika Bangun Ruang Eonike Cariana Br Karo Sekali; Franky Boentolo
Aletheia Christian Educators Journal Vol. 6 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Kristen Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/aletheia.6.1.37-46

Abstract

Dalam era globalisasi, penguasaan Matematika merupakan hal yang sangat penting, demi penguasaan teknologi dan kemajuan suatu bangsa. Namun di Indonesia, penguasaan Matematika masih tertinggal dibanding banyak negara. Untuk itu, dibutuhkan upaya pemanfaatan teknologi pembelajaran seperti Geogebra untuk membantu mengoptimalkan hasil belajar Matematika. Geogebra dipandang memiliki keunggulan seperti fitur simulasi bentuk geometri, yang dapat divisualisasikan dengan jelas, dan dapat dioperasikan secara mandiri maupun berkelompok oleh murid. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa Geogebra mampu meningkatkan hasil belajar Matematika bangun ruang, dengan capaian yang lebih baik dibanding media pembelajaran konvensional. Konteks penelitian ini adalah sebuah SD Kristen di Tangerang pada November 2023. Penelitian menggunakan metode eksperimen semu dengan desain pretest-posttest, yang melibatkan 61 murid kelas 6 dengan pembagian: 30 di kelas eksperimen dan 31 orang di kelas kontrol. Penelitian dilakukan dalam dua topik: volume kubus-balok, dan volume bola. Hasil penelitian membuktikan bahwa baik menggunakan media Geogebra maupun alat peraga konvensional meningkatkan hasil belajar murid secara signifikan. Hal ini berlaku untuk kedua topik pembelajaran, menurut uji komparatif posttest dibanding pretest-nya. Untuk topik volume kubus-balok, peningkatan hasil belajar dengan kedua macam media pembelajaran sama baiknya. Namun untuk topik volume bola, Geogebra terbukti secara signifikan lebih baik meningkatkan hasil belajar, dibanding media pembelajaran konvensional.
Circular Economy Cultivation Project to Create Young Entrepreneurs for Students from Remote Areas (3T) Franky Boentolo; Hanjaya Siaputra
Jurnal Pengabdian Sains dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2025): 2025 October Edition
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan-Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jpsh.v4i2.10246

Abstract

Entrepreneurship rate in Indonesia is relatively low, comparing with neighboring countries in ASEAN. Meanwhile, entrepreneurship rate is a crucial factor to support the development of a country. Indonesia needs a lot of new entrepreneurship, especially in provinces outside Java, more specifically in areas classified as underdeveloped, frontier, and outermost (3T). Creating new entrepreneurs from these 3T areas is important. With this entrepreneurial program, these young talents will be able to obtain and apply their entrepreneurial skills. When they finish their study period, they are expected to return to their respective areas of origin. The entrepreneurship development program is carried out by involving them in aquaponic cultivation projects that apply circular economy principles. This concept was chosen because due to its broad application, as well as optimizing revenue through process efficiency. The students were involved as daily managers to understand the cultivation process model. They are also given the role of managing business concepts, both in terms of product sales and business concept development. As long as they involved, they are also guided by mentors, both in the spiritual aspect, as well as the leadership aspect. Due to this involvement, these students will be optimized and master the business model.