Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisa Kegagalan Keretakan Permukaan Luar Sudut antara Kepala dan Badan Komponen Yoke Rotor GF21 Toni Agung Priambodo; Kuntari Adi Suhardjo
Jurnal Teknologi Bahan dan Barang Teknik Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Center for Material and Technical Product

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (778.709 KB) | DOI: 10.37209/jtbbt.v4i1.44

Abstract

To find the cause of equipment component failures to prevent the same failure happen in the future. Indentifying the cause of the failure so that to make early precautions and to improve the product. Failure analysis made on the Yoke Rotor GF21 component, which happen cracks on the outer layer corner between the head and the body. To use these following tests to identify the failure: Macroscopic, microscopic, chemical composition, hardness, SEM and EDS. The analysis result is based on material analysis and forming process, is caused by the defect on the forging process, especially on dies design. This coupled with the occurrence of decarburization and inclusion in the path of the crack so the crack spread easily. This analysis is supported by the result of stereography visible crack that unbranched crack and signifies that the crack occurred in the forging process. Terjadinya kegagalan komponen peralatan harus dicari penyebab kerusakan yang terjadi untuk mencegah kerusakan yang sama dimasa mendatang. Dengan mengetahui penyebab kerusakan tersebut maka dapat dilakukan pencegahan awal dan dapat dilakukan perbaikan dari produk yang dihasilkan. Analisa kegagalan ini dilakukan pada komponen Yoke Rotor GF21, yaitu kerusakan oleh terjadinya retakan pada permukaan luar sudut antara kepala dan badan. Pengujian yang dilakukan adalah Makroskopis, mikroskopis, komposisi kimia, kekerasan, SEM dan EDS. Berdasarkan hasil analisa kegagalan dari bahan baku dan proses pembentukan disebabkan oleh desain proses tempa yang kurang baik khususnya pada desain dies, terjadinya dekarburisasi dan adanya inklusi di jalur retak sehingga retakan dapat menjalar dengan lebih mudah. Analisa ini didukung oleh hasil streography retakan yang terlihat bahwa retakan tidak bercabang dan menandakan bahwa retakan ini terjadi ketika dilakukan proses pembentukan dengan forging.
Perubahan Struktur Mikro dan Sifat Mekanik Akibat Pemanasan pada Material Sudu Turbin Nickel Based Superalloys SRR 99 Toni Agung Priambodo; Bambang Widyanto
Jurnal Teknologi Bahan dan Barang Teknik Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Center for Material and Technical Product

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (685.22 KB) | DOI: 10.37209/jtbbt.v5i1.57

Abstract

Turbine blade is one of the components of aero engine that exposed to high temperature. Superalloys materials mostly used for turbine blade’s material, because it has good strength at elevated temperature. One type of the superalloys that is used is SRR 99. SRR 99 is a nickel based superalloys and has single crystal. This research was focused on the effect of heat treatment above the working temperature on the micro structure and mechanical properties of turbine blade Nickel Based Superalloys SRR 99. Heating temperature that used is 1250oC. The heat treatment resulted in decreasing of γ’ particle size of 51% and the increasing of 13% hardness number compared to that of initial condition. Time variation performed in this research does not give a significant difference to changes in γ’ particle size and hardness number.Sudu turbin merupakan komponen dari mesin pesawat yang akan terekspose pada temperatur tinggi. Material superalloys banyak digunakan sebagai bahan untuk membuat sudu turbin, karena memiliki kekuatan yang baik pada temperatur tinggi. Salah satu material superalloy yang digunakan adalah SRR 99, yang merupakan material nickel based superalloys yang memiliki butir tunggal. Namun, material ini juga akan mengalami perubahan struktur mikro dan sifat mekanik pada saat terekspose pada temperatur yang terlalu tinggi. Penelitian ini mempelajari pengaruh pemanasan diatas temperatur kerja atau temperatur overheat terhadap struktur mikro dan sifat mekanik dari material sudu turbin Nickel Based Superalloys SRR 99. Temperatur pemanasan yang digunakan sebesar 1250oC. Dari hasil pemanasan yang dilakukan terjadi penurunan ukuran partikel γ’ sebesar 51% dan kenaikan harga kekerasan dari kekerasan awal sebesar 13% dibandingkan dengan kondisi sebelum pemanasan. Sedangkan variasi waktu yang dilakukan pada penelitian ini tidak memberikan perbedaan yang signifikan terhadap perubahan ukuran partikel γ’ dan nilai kekerasan.