Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemanfaatan Limbah Botol Kaca Bekas sebagai Reaktor Sederhana pada Pembuatan Biogas Skala Laboratorium Yuli Erna Widyasari
Indonesian Journal of Laboratory Vol 5 No 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v5i2.76054

Abstract

Biogas adalah salah satu jenis energi terbarukan yang menarik untuk dikembangkan. Uji potensi pembentukan gas metana (CH4) perlu dilakukan karena metana merupakan gas paling banyak persentasenya pada biogas. Uji potensi gas metana dapat dilakukan dengan menggunakan metode Biochemical Methane Potential (BMP) test. Reaktor dalam uji BMP harus memiliki volume yang disesuaikan dengan homogenitas substrat. Alternatif bahan yang dapat digunakan untuk reaktor salah satunya adalah botol kaca bekas. Botol kaca mempunyai ketahanan yang cukup tinggi, tidak mudah terkontaminasi. Tujuan percobaan ini adalah untuk mengetahui apakah botol kaca bekas dapat digunakan sebagai reaktor sederhana untuk uji BMP pada penelitian biogas skala laboratorium. Pembuatan reaktor sederhana pada percobaan ini menggunakan botol dengan volume 140 ml. Alat dan bahan yang dibutuhkan antara lain tutup botol alumunium, 3-way stopcock, glue gun, lem tembak (glue stick) dan plastisin. Setelah selesai dirangkai, reaktor sederhana tersebut siap digunakan untuk pengujian BMP. Hasil percobaan menggunakan limbah kulit jagung menunjukkan bahwa rerata volume biogas kumulatif yang dihasilkan untuk sampel inokulum, α-selulosa, dan limbah kulit jagung adalah 44,44 ml; 164,70 ml; dan 163,48 ml.Rata-rata potensi metana spesifik untuk sampel inokulum, α-selulosa, dan limbah kulit jagung adalah 0,026 m3/kg VS; 0,501 m3/kg VS; dan 0,462 m3/kg VS.Berdasarkan percobaan tersebut maka reaktor sederhana dari botol kaca bekas dapat digunakan untuk uji BMP pada penelitian biogas skala laboratorum.