Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan Ibu Post Partum terkait Tummy Time di RSUD Cengkareng tahun 2023 Sancka Stella Ganiasnda Sihura; Rina Afrina; Solehudin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas Volume 02 Nomor 03 Juli 2023
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jpmsk.v2i3.120

Abstract

Latar belakang: Tummy time adalah aktivitas yang dianjurkan untuk dilakukan pada bayi sejak usia dini, yaitu sekitar dua minggu setelah lahir. Kegiatan ini dilakukan dengan menempatkan bayi pada posisi perut di atas permukaan yang datar dan keras, seperti matras atau karpet. Tummy time penting untuk membantu perkembangan fisik dan motorik bayi. Banyak ibu post partum yang belum mengetahui manfaat tummy time untuk perkembangan motorik dan kesadaran lingkungan bayi baru lahir. Tujuan: Pengabdian masyarakat ini sebagai upaya dalam meningkatan pemahaman Ibu terkait penerapan tummy time Metode: Pengabdian masyarakat dilakukan dengan memberikan penyuluhan kesehatan tentang penerapan tummy time kepada ibu post partum. Hasil: Hasil pre-test  menunjukkan nilai pengetahuan ibu terkait Tummy Time rata-rata mendapat nilai 5 dan post-test menunjukkan menunjukkan nilai pengetahuan ibu terkait Tummy Time rata-rata mendapat nilai 7,80. hal ini berarti rerata pengetahuan ibu post partum terkait tummy time meningkat setelah dilakukan penyuluhan dan edukasi terkait tummy time Kesimpulan: Penyuluhan kesehatan efektif dalam meningkatan pemahaman Ibu terkait penerapan tummy time. Penyuluhan kesehatan perlu dilakukan secara berkesinambungan agar pengetahuan Ibu dalam perawatan bayi baru lahir dapat meningkat.
Aromatherapy Peppermint dapat Menurunkan Rasa Takut Terinfeksi Covid-19 pada Ibu Hamil: Peppermint Aromatherapy can Reduce Fear of Infecting Covid-19 in Pregnant Women Riska Septiana; Hari Ghanesia Istiani; Rina Afrina
Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia Vol 2 No 4 (2023): Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jipki.v2i4.77

Abstract

Introduction: Covid-19 is an infectious disease that easily attacks anyone and can be bad for those who suffer from it. This creates a sense of fear for all residents, including pregnant women. Therefore, therapy is needed to reduce fear, namely peppermint aromatherapy. Objectives: This study aimed to determine the effect of giving peppermint aromatherapy to pregnant women who were confirmed to have Covid-19. Method: This study used a quasi-experimental design. Samples taken were 30 pregnant women patients at the hospital. Bina Husada. The instruments used were a fear level questionnaire, namely the FCV-19S or fear of Covid-19 Scale, and an observation sheet for the SOP for administering peppermint aromatherapy. Statistical test using Paired Samples T-test. Result: From univariate data, it was found that most of the fear of Covid-19 before being given peppermint aromatherapy was mostly at a moderate level in 20 people (66%) while after administration it was mostly at a moderate level in 19 people (63%). Based on the statistical test results, it is known that the p-value is 0.032 (p <0.05). Conclusion: There is an effect of fear of being infected with Covid-19 in pregnant women before and after being given peppermint aromatherapy.
Hubungan Tingkat Stres Akademik dengan Emosinal Eating pada Pelajar Kelas XII di SMK Kesehatan Bhakti Medika Ciajur Tahun 2025 Dwi Wahyuni; Indri Sarwili; Rina Afrina
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 04 (2026): April 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres akademik merupakan salah satu permasalahan yang sering dialami oleh remaja, khususnya siswa tingkat akhir yang menghadapi tuntutan akademik yang tinggi. Kondisi stres yang tidak terkelola dengan baik dapat memicu perubahan perilaku makan, salah satunya emotional eating, yaitu kecenderungan mengonsumsi makanan sebagai respons terhadap emosi negatif. Perilaku ini berpotensi berdampak pada kesehatan fisik dan psikologis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres akademik dengan emotional eating pada pelajar kelas XII di SMK Bhakti Medika Cianjur tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan observasional analitik dan metode cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 118 siswa yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner tingkat stres akademik dan Emotional Eating Questionnaire (EEQ). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres akademik dengan emotional eating (p-value = 0,001), dengan koefisien korelasi sebesar r = 0,293 yang menunjukkan kekuatan hubungan rendah hingga sedang dan arah hubungan positif. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat stres akademik, maka kecenderungan emotional eating pada siswa semakin meningkat. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa stres akademik memiliki hubungan yang bermakna dengan perilaku emotional eating pada pelajar. Oleh karena itu, diperlukan intervensi edukatif dan psikososial untuk membantu siswa mengelola stres secara adaptif guna mencegah dampak negatif terhadap pola makan dan kesehatan secara umum.
Hubungan Prilaku Sleep Hygiene Dengan Kualitas Tidur Remaja Usia 10-19 Tahun Di RW06 Desa Cirimekar Kecamatan Cibinong Tahun 2023 Sadam Hafidz Fakhrurrozi; Rina Afrina; Nining Rukiah
Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi (JRIKUF) Vol. 2 No. 2 (2024): April : Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi (JRIKUF)
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/jrikuf.v2i2.227

Abstract

Sleep hygiene is placing the most comfortable position to sleep soundly every night by optimizing your sleep schedule. Sleep quality is defined as an individual's satisfaction with the sleep experience. Sleep quality has four attributes, namely sleep efficiency, sleep latency, sleep duration and awakening after sleep onset. According to WHO, the age limit for teenagers is 10 to 19 years. From this research, to determine the relationship between sleep hygiene behavior and the sleep quality of adolescents aged 10-19 years in RW 06 Cirimekar Village, Cibinong District. The population and sample in this study consisted of 87 teenage respondents. This research design uses a cross sectional approach. Data collection used the Index Sleep Hygiene (ISH) questionnaire to measure sleep hygiene, then the Pitsburg Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire to measure sleep quality. In this study, entitled The Relationship between Sleep Hygiene Behavior and Sleep Quality in Adolescents Aged 10-19 Years in RW 06 Cirimekar Village, Cibinong District, the results of measuring sleep hygiene and sleep quality were obtained using the chi square statistical test results, with a p-value of 0.04 (p -value < 0.05) so it can be concluded that there is a significant relationship between sleep hygiene behavior and adolescent sleep quality.
Pengaruh Akupresure PC6 dengan Aromaterapi Lemon terhadap Kejadian Mual dan Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I dengan Hiperemesis Gravidarum di Wilayah Puskesmas Karangtengah Cianjur Tahun 2023 Dede Aris Herdiansyah; Rina Afrina; Sri Mintasih
NAJ Nursing Applied Journal Vol. 2 No. 4 (2024): October : Nursing Applied Journal
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/naj.v2i4.364

Abstract

Hyperemesis Gravidarum is excessive nausea and vomiting during pregnancy, more than 8 times in 24 hours or at any time which can cause symptoms of dehydration, electrolyte imbalance and weight loss. The nature and level of nausea and vomiting can vary, from mild to severe. One of the first alternatives is PC6 acupressure, while the second alternative is using lemon aromatherapy. Objective: To determine the effect of PC6 acupressure therapy with lemon aromatherapy on the frequency of nausea and vomiting in first-term pregnant women with hyperemesis gravidarum in the Cianjur Community Health Center area in 2023. Method: This research is a type of quasi-experimental research with a two group comparison pretest-posttest design. The sampling technique used purposive sampling with a total research sample of 30 respondents. Results: research from post-test measurements P-Value = 0.001 Independent Sample T-Test Ho was rejected and the sample supported the existence of a significant influence. Conclusion: There is an effect of PC6 acupressure with lemon aromatherapy on the incidence of nausea and vomiting in first trimester pregnant women with hyperemesis gravidarum in the Karangtengah Cianjur health center area in 2023.
Efektivitas Terapi Murottal Surat Al Kahfi Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisis Di RS Citra Arafiq Depok Tahun 2025 Arini Nur Indah Putri Dirgahayu; Arif Hidayatullah; Rina Afrina
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 3 (2026): MARET 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis sering mengalami kecemasan akibat kondisi penyakit dan prosedur terapi yang dilakukan secara rutin, sehingga diperlukan intervensi nonfarmakologis yang efektif untuk menurunkan kecemasan. Terapi murottal Al-Qur’an merupakan salah satu pendekatan psikospiritual yang berpotensi memberikan efek relaksasi. Tujuan: Mengetahui efektivitas terapi murottal Surat Al-Kahfi terhadap tingkat kecemasan pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis. Metode: Penelitian ini merupakan quasi eksperimen dengan desain pretest–posttest control group yang melibatkan 30 pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis, terbagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol masing-masing 15 responden dengan teknik purposive sampling. Kelompok intervensi diberikan terapi murottal Surat AlKahfi selama hemodialisis, sedangkan kelompok kontrol memperoleh perawatan standar. Tingkat kecemasan diukur menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas, uji Paired Sample T-Test untuk melihat perubahan dalam kelompok, serta uji Independent T-Test untuk membandingkan kedua kelompok dengan tingkat signifikansi p<0,05 Hasil: rata-rata skor kecemasan kelompok intervensi sebelum terapi sebesar 22,33 dan menurun menjadi 15,47 setelah intervensi, sedangkan kelompok kontrol mengalami peningkatan dari 22,20 menjadi 22,73. Hasil uji Paired Sample T-Test menunjukkan p-value 0,000 (p<0,05) dan uji Independent T-Test pada post-test juga menunjukkan p-value 0,000, yang berarti terdapat penurunan kecemasan yang signifikan pada kelompok intervensi dibandingkan kelompok kontrol. Kesimpulan: Terapi murottal Surat Al-Kahfi efektif menurunkan tingkat kecemasan pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis dan dapat digunakan sebagai intervensi nonfarmakologis dalam praktik keperawatan.
Efektivitas Teknik Relaksasi Pernafasan 4-7-8 terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Post Operasi Apendisitis Perforasi di RSUD Khidmat Sehat Afiat Tahun 2025 Serli Nabila; Arif Hidayatullah; Rina Afrina
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan merupakan respon psikologis yang sering dialami pasien post operasi apendisitis perforasi dan dapat memengaruhi proses pemulihan. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk menurunkan kecemasan adalah teknik relaksasi pernapasan 4-7-8. Tujuan: Mengetahui efektivitas teknik relaksasi pernapasan 4-7-8 terhadap tingkat kecemasan pasien post operasi apendisitis perforasi di RSUD Khidmat Sehat Afiat Tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pendekatan pretest–posttest. Jumlah responden sebanyak 35 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Tingkat kecemasan diukur menggunakan Zung Self-Rating Anxiety Scale (ZSAS) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil analisis menunjukkan adanya penurunan nilai rata-rata tingkat kecemasan dari 53,80 sebelum intervensi menjadi 46,20 setelah intervensi. Hasil: menunjukkan bahwa teknik relaksasi pernapasan 4-7-8 efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan pasien post operasi apendisitis perforasi. Kesimpulan: Teknik ini dapat direkomendasikan sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis yang sederhana dan mudah diterapkan.
Pengaruh Akupresur dan Aromatherapy Lavender terhadap Kekuatan Otot pada Pasien Stroke Iskemik di Puskesmas Kecamatan Jagakarsa Tahun 2025 Agustinus Tamo Bapa; Agus Purnama; Rina Afrina
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke iskemik merupakan salah satu penyebab utama gangguan fungsi motorik yang ditandai dengan penurunan kekuatan otot, sehingga berdampak pada keterbatasan aktivitas dan kualitas hidup pasien. Selain terapi konvensional, diperlukan terapi komplementer seperti akupresur yang dikombinasikan dengan aromaterapi lavender untuk meningkatkan fungsi neuromuskular. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh akupresur dan aromaterapi lavender terhadap kekuatan otot pada pasien stroke iskemik di Puskesmas Kecamatan Jagakarsa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experiment one group pretest–posttest design. Sebanyak 17 pasien stroke iskemik yang dipilih menggunakan teknik probability sampling sesuai kriteria inklusi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Rata-rata usia responden 57 tahun dengan mayoritas perempuan. Setelah intervensi, kekuatan otot meningkat pada kedua jenis kelamin. Pada responden perempuan, uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan kekuatan otot dari 19,8 ± 2,54 kg menjadi 33,4 ± 5,96 kg dengan nilai p = 0,009 dan effect size −1,00). Pada responden laki-laki, uji Paired Samples t-test menunjukkan peningkatan dari 30,9 ± 3,76 kg menjadi 47,4 ± 5,83 kg dengan nilai p < 0,001; dan effect size −3,31 yang menunjukkan bahwa akupresur dan aromaterapi lavender berpengaruh signifikan dan sangat kuat terhadap peningkatan kekuatan otot pasien stroke iskemik.
PENGARUH PEMBERIAN JUS BUAH NAGA MERAH TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PRA-LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH DESA CIPANAS RT.04/RW.01 KECAMATAN CIPANAS KABUPATEN CIANJUR TAHUN 2025 Putri Nurhalimatussa’diyah; Indri Sarwili; Rina Afrina
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i4.11226

Abstract

Hypertension is a non-communicable disease with a steadily increasing prevalence, especially in the pre-elderly. In addition to pharmacological therapy, hypertension can be controlled through non-pharmacological therapies based on natural ingredients, one of which is red dragon fruit juice (Hylocereus polyrhizus). This study aims to determine the effect of red dragon fruit juice on blood pressure in pre-elderly hypertensive patients in Cipanas Village, RT 04/RW 01, Cipanas District, Cianjur Regency, in 2025. This study used a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. The sample consisted of 30 respondents selected using a purposive sampling technique. The intervention consisted of red dragon fruit juice made from 100 grams of fresh red dragon fruit flesh without added sugar, administered for three consecutive days. Blood pressure measurements were taken before and after the intervention using a sphygmomanometer. Data were analyzed using univariate and bivariate analysis with the Wilcoxon Signed Rank Test. The results showed that the average systolic blood pressure decreased from 152.17 mmHg to 126.33 mmHg, and the diastolic blood pressure decreased from 93.50 mmHg to 72.50 mmHg. Statistical tests showed a significant effect of red dragon fruit juice on reducing systolic and diastolic blood pressure, with a p-value of 0.000 (p < 0.05). The conclusion of this study is that red dragon fruit juice significantly reduces blood pressure in pre-elderly individuals with hypertension.