Elvie Tresya
Universitas Indonesia Maju

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberian Paket Terapi Psikoedukasi Keluarga dan Terapi Guided Imagery dalam Menurunkan Tingkat Ansietas Elvie Tresya; Aisyah Safitri; Irma Herliana; Yeni Koto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas Volume 01 Nomor 04 Oktober 2022
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jpmsk.v1i4.54

Abstract

Latar Belakang: Lebih dari 200 juta orang di seluruh dunia (3,6% dari populasi) menderita kecemasan. Di Indonesia prevalensi gangguan emosional pada penduduk berusia 15 tahun ke atas, meningkat dari 6% di tahun 2013 menjadi 9,8% di tahun 2018. Prevalensi penderita depresi di tahun 2018 sebesar 6,1%. Kecemasan dipicu oleh hal yang tidak diketahui dan menyertai semua pengalaman baru, seperti masuk sekolah, memulai pekerjaan baru atau melahirkan anak. Kecemasan merupakan suatu perasaan subjektif mengenai ketegangan mental yang menggelisahkan sebagai reaksi umum dari ketidakmampuan mengatasi suatu masalah atau tidak adanya rasa aman. Terapi yang dapat dilakukan untuk menurunkan tingkat ansietas dan depresi adalah paket terapi psikoedukasi dan terapi guided imagery. Tujuan: Untuk memberikan edukasi paket terapi psikoedukasi keluarga dan terapi guided imagery dalam menurunkan tingkat ansietas Metode: Pengabdian masyarakat dikemas dalam bentuk Webinar online yang diselenggarakan pada hari Sabtu, 16 April 2022 Pkl. 11.00 – 12.00 WIB. Pelaksanaan diberikan dalam bentuk ceramah dan pemutaran video. Kegiatan pengabdian masyarakat terdiri dari tiga tahap, meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Hasil: Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah Kemampuan keluarga untuk mengatasi kecemasan meningkat setelah pemberian materi. Keluarga teredukasi mengenai cara mengatasi kecemasan dengan psikoedukasi dan guided imagery. Kesimpulan: Terapi psikoedukasi dan guided imagery dapat diberikan pada keluarga untuk menurunkan tingkat ansietas.
Hubungan Dukungan Keluarga dan Lama Menjalani Hemodialisa terhadap Tingkat Kecemasan Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Oktavianingsih Oktavianingsih; Elvie Tresya; Indri Sarwili
Jurnal Ventilator Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Ventilator
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59680/ventilator.v3i1.1743

Abstract

Chronic kidney failure or chronic kidney disease (CKD) is a non-communicable disease that has increased the prevalence of mortality and morbidity in the last 20 years. The prevalence according to RISKESDAS in 2013 showed CKD was 2% and increased to 3.8% (739,208) in 2018. Dialysis is a kidney replacement therapy (TPG) which is used to prevent kidney deterioration. TPG carried out throughout life will change the patient's life physically, cognitively, psychologically, socially, and spiritually. When undergoing dialysis, patients experience ambivalent feelings towards the hemodialysis process that they are currently undergoing, namely positive feelings in the form of happiness when washing freely and negative feelings including feelings of anxiety and worry about the disease they are experiencing. This study aims to determine the existence of family relationships and the length of undergoing hemodialysis on the level of anxiety in patients with chronic kidney failure at Hospital X Jakarta. The method used is quantitative analysis with a cross-sectional research design on 45 respondents with the Spearman Rank correlation test. The results show a significant relationship between family support and the length of time undergoing hemodialysis with the level of anxiety in chronic kidney failure patients with values of ? = 0.001 < ? and ? = 0.007 < ?, correlation coefficient (rs) = 0.472 and (rs) = -0.397, so H0 is rejected and H1 is accepted with a moderate level of significance. In conclusion, family support and the length of time undergoing hemodialysis have a moderate relationship to anxiety levels in chronic kidney failure patients.