Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Struktur Vegetasi Mangrove dan Produksi Serasah Mangrove Sonneratia alba di Telaga Wasti Kabupaten Manokwari, Papua Barat Fitriyah Irmawati Elyas Saleh; Christina Recharda Rusianti; Selfanie Talakua; Alianto Alianto; Setiawan Mangando; Yulianti Elisabet Demena; Endriano Manalu; Fredy C. Eldiester; Frits N. Y. Rumbino; Syafrudin Raharjo
Igya ser hanjop: Jurnal Pembangunan Berkelanjutan Vol 4 No 2 (2022)
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Papua Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47039/ish.4.2022.93-103

Abstract

Produktivitas serasah mangrove merupakan bagian terpenting dalam transfer bahan organik dari vegetasi mangrove ke dalam perairan. Serasah merupakan sumber utama bahan organik di perairan hutan mangrove yang dihasilkan oleh tumbuhan mangrove seperti daun, ranting, buah dan bunga. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui produksi serasah mangrove jenisSonneratia alba serta hubungan diameter batang pohon dengan jumlah produksi serasah mangrove di Telaga Wasti, Kabupaten Manokwari dan juga faktor fisik kimia lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode metode litter trap untuk menampung serasah. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli-Agustus 2021 di Telaga Wasti, Kabupaten Manokwari dan analisis dilakukan di Laboratorium Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Papua. Hasil penelitian menunjukan produksi serasah mangrove Sonneratia alba sebesar 0,79 gr/m2/28 hari atau 0,028 gr/m2/hari. Hasil analisis korelasi menunjukan adanya hubungan yang sangat kuat dan berpengaruh antara diameter batang dan produksi serasah mangrove Sonneratia alba.
Variasi Parameter Fisika dan Kimia di Perairan Laguna Kabori, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat Delph Farlin Mamori; Alianto Alianto; Vera Sabariah; Fitriyah Irmawati Ellyas Saleh; Selfanie Talakua; Fanny Fransina Carolina Simatauw
Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan Vol 16 No 1 (2025): Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan
Publisher : Faculty of Science and Technology University Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/jsapi.v16i1.4738

Abstract

Hasil samping dari aktifitas pembangunan di daratan berupa limbah organik dan inorganik yang masuk ke perairan akan menpengaruhi parameter oseanografi terutama parameter fisika dan kimia perairan. Tujuan penelitian adalah mengetahui nilai parameter fisika dan kimia meliputi kedalaman perairan, kecepatan arus, suhu, salinitas, pH dan oksigen terlarut di perairan laguna Kabori, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat.   Pengukuran parameter fisika dan kimia dilakukan pada waktu pasang dan waktu surut pada 6 stasiun penelitian. Hasil diperoleh nilai kedalaman perairan pada waktu pasang berkisar dari 0,39 – 1,40 m dan waktu surut berkisar dari 0,28 – 0,49 m. Nilai kecepatan arus  pada waktu pasang berkisar dari 0,05 – 1,25 m/s dan waktu surut berkisar dari 0,03 – 0,47 m/s. Nilai suhu pada waktu pasang berkisar dari 26,6 – 33,7 ᵒC dan waktu surut berkisar dari 28,2 – 34,7 ᵒC. Nilai salinitas pada waktu pasang berkisar dari 0 – 33,3 ppt dan waktu surut berkisar dari 0 – 31 ppt. Nilai pH pada waktu pasang berkisar dari 5,8 – 8,2 dan waktu surut berkisar dari 5,8 – 6,2. Nilai oksigen terlarut pada waktu pasang berkisar dari 5,7 – 6,0 dan waktu surut berkisar dari 5,7 – 8,6 mg/l. Kedalaman perairan kategorinya dangkal dan kecepatan arus memiliki tiga kategori yaitu rendah atau lemah, sedang dan cepat.