Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GAMBARAN SANITASI DASAR PADA MASYARAKAT BAJO DI DESA LAGASA KECAMATAN DURUKA KABUPATEN MUNA Wa Zul; Sartiah Yusran; Ramadhan Tosepu
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 3, No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v3i1.27434

Abstract

Pentingnya sarana sanitasi dasar dalam meningkatkan lingkungan yang sehat dan memenuhi syarat kesehatan, yang meliputi aspek ketersediaan air bersih, jamban keluarga, pembuangan sampah dan saluran air limbah. Kondisi sanitasi di Desa Lagasa masih sangat buruk. Hal disebabkan karena masih rendahnya penggunaan sarana sanitasi dasar. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk memberikan gambaran ketersediaan sanitasi dasar pada masyarakat Bajo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian dilakukan di Desa Lagasa, Kecamatan Duruka, Kabupaten Muna. Populasi penelitian yaitu 173 rumah tangga yang berjumlah 731 dan diperoleh sampel sejumlah 150 rumah tangga. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah proporsional random sampling dan memperoleh 150 sampel dari 6 Dusun. Pengolahan data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 98,7% rumah tangga yang sudah memiliki ketersediaan air bersih. Sementara, ada 77,3% rumah tangga belum memiliki jamban. 100% rumah tangga belum memiliki SPAL yang sesuai aturan dan 100% rumah tangga belum menyediakan tempat pembuangan sampah. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ketersediaan sarana sanitasi air bersih sudah tersedia dengan baik, kepemilikan jamban masih sangat kurang, belum tersedianya SPAL, dan penyediaan tempat pembuangan sampah.
Efektivitas Penyuluhan Kesehatan Reproduksi, HIV dan AIDS, Dan Pencegahan Bullying Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Remaja Di SMAN 1 Kendari Sartiah Yusran; Rizkia Milida; Siti Aisyah Karimuna; Sarah Soraya Siradjudin; Siti Syaqinah Rahmatiah MZ; Wa Zul; Akhmad Saleh
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v4i2.775

Abstract

Background: Lack of knowledge about health, the influence of family and peer environments, and lack of access to comprehensive education about sexual and reproductive health make adolescents highly vulnerable to reproductive health problems. Risky sexual behavior, teenage pregnancy, sexually transmitted infections, HIV/AIDS, and psychosocial problems such as abuse are driven by these conditions. Given the large number of adolescents in Indonesia and their role in determining the quality of the future demographic bonus, organized school-based reproductive health education interventions are necessary. As a result, the reproductive health education program at SMAN 1 Kendari is very important to prevent, instill positive beliefs, and encourage adolescents to become healthy and responsible individuals. Objective: To assess the increase in knowledge and attitudes of ninth-grade students at SMAN 1 Kendari toward reproductive health, HIV and AIDS, and the prevention of bullying and human trafficking. Methods: This study was a community service activity with a one-group pretest–posttest design. The research subjects were 34 students in class XI A at SMAN 1 Kendari. The intervention was carried out through interactive lectures, discussions, and audiovisual media. Data analysis was performed using the Wilcoxon test for attitude data and the Sign Test for knowledge data. Results: There was a significant increase in students' attitudes towards reproductive health and the prevention of risky behavior (p < 0.001). Knowledge about types of bullying increased significantly (p = 0.016). Knowledge about HIV and AIDS was generally good since the pretest, with an increase in certain misconceptions.