Yusni Siregar
SMP 4 Negeri Percut Sei Tuan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Dalam Menerapkan Strategi Pembelajaran Role Playing Melalui Workshop Di SMP Negeri 4 Percut Sei Tuan Tahun Pelajaran 2019/2020 Yusni Siregar
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 3 No 4 Oktober 2022
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jesa.v3i4.994

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional guru dalam menerapkan Strategi Pembelajaran Role Playing melalui workshop di SMP Negeri 4 Percut Sei Tuan pada tahun pelajaran 2019/2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan sekolah melalui 2 siklus, dimana masing-masing siklus memiliki tahap: (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan dan Pengamatan, (3) Evaluasi dan (4) Refleksi.Subyek dalam penelitian ini adalah berjumlah 30 orang guru yang mengajar di SMP Binaan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik observasi, kuesioner,wawancara dan studi dokumentasi.Teknik analisa data yang digunakan di dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan pehitungan persen jumlah guru yang sudah mampu menerapkan Strategi Pembelajaran Role Playing dan yang belum mampu menyusun Strategi Pembelajaran Role Playing. Hasil penelitian menunjukkan: (1). Terdapat peningkatan jumlah guru yang mampu menerapkan pembelajaran role playing dari 30 orang guru, baru 21 (70,0%) guru yang mampu menerapkan Strategi Pembelajaran Role Playing pada siklus I kemudian meningkat pada siklus II menjadi 26 (86,67%) guru yang sudah mampu menerapkan Strategi Pembelajaran Role Playing; (2) Terdapat penurunan jumlah guru yang tidak mampu menerapkan Strategi Pembelajaran Role Playing, dari 30 orang guru, terdapat 9 (30,0%) guru belum mampu menerapkan Strategi Pembelajaran Role Playing pada siklus I kemudian pada siklus II terjadi penurunan jumlah guru yang belum mampu menerapkan Strategi Pembelajaran Role Playing menjadi 4 (13,33%) guru yang belum mampu menerapkan Strategi Pembelajaran Role Playing secara baik; (3) Kompetensi profesional guru dalam menerapkan Strategi Pembelajaran Role Playing dapat ditingkatkan melalui workshop.
Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Dalam Menerapkan Model Pembelajaran Quantum Learning Melalui Workshop Di SMP Negeri 4 Percut Sei Tuan Sei Tuan Pada Tahun Pelajaran 2018/2019 Yusni Siregar
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 3 Nomor 4 Oktober 2022
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cjerss.v3i4.996

Abstract

Quantum Learning Model through workshops at SMP Negeri 4 Percut Sei Tuan Sei Tuan. The method used in this research is the school action research method through 2 cycles, where each cycle has stages: (1) Planning, (2) Implementation and Observation, (3) Evaluation and (4) Reflection. The subjects in this study were teachers who teach at SMP Negeri 4 Percut Sei Tuan Sei Tuan, Percut Regency, with a total of 30 teachers. Data collection techniques used are observation techniques, interviews, questionnaires and documentation studies. The data analysis technique used in this study is to calculate the percentage of teachers who are able to apply the Quantum Learning Model and the percentage of teachers who are unable to apply the Quantum Learning Model in the classroom. The research results show: (1). There was an increase in the number of teachers applying the Quantum Learning Learning Model from 30 teachers, only 22 (73.33%) teachers applied the Quantum Learning Learning Model in cycle I then increased in cycle II to 26 (86.67%) teachers who were able to apply Quantum Learning Learning Model in the learning process in the classroom; (2) There is a decrease in the number of teachers who are unable to apply the Quantum Learning Learning Model, out of 30 teachers, as many as 8 (26.67%) teachers have not been able to apply the Quantum Learning Learning Model in cycle I then in cycle II there is a decrease in the number of teachers who have not able to apply the Quantum Learning Learning Model, being 4 (13.33%) teachers who have not been able to apply the Quantum Learning Learning Model as a whole; (3) The professional competence of teachers in applying the Quantum Learning Learning Model can be improved through workshops.