This Author published in this journals
All Journal INTELEKTIVA
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI PEMERINTAH DESA DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DARI SEKTOR PERTANIAN DI DESA SONDONG LAYUK KECAMATAN MAMBI MUSTARI MULA; IKRAM
JURNAL EKONOMI, SOSIAL & HUMANIORA Vol 3 No 11 (2022): INTELEKTIVA : JURNAL EKONOMI, SOSIAL DAN HUMANIORA - EDISI JULI 2022
Publisher : KULTURA DIGITAL MEDIA ( Research and Academic Publication Consulting )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemerintah desa dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari sektor pertanian di Desa Sondong Layuk Kecamatan Mambi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif Kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data studi kepustakaan dengan membaca buku, dokumen-dokumen, undang-undang dan media informasi lain yang ada hubungannya dengan masalah yang diteliti, dan observasi yaitu mengamati langsung objek yang di teliti serta interview dan wawancara mendalam dengan menggunakan pedoman wawancara. Dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa Pemerintah Desa Sondong Layuk dalam hal ini tidak memiliki strategi untuk meengsejahterakan Masyarakat Dari Sektor Pertanian Di Desa Sondong Layuk, pemerintah hanya membiarkan kelompok-kelompok tani berjalan sendiri tanpa adanya pendampingan, perlindungan, serta kekuatan untuk kelompok tani maju berkembang dalam teknologi pertanian sehingga mereka hanya mengandalkan infrastruktur-infrastruktur lama yang ada di dalam desa sebagai media pendukung dalam proses pemberdayaan kelompok tani, Pemerintah kurang peduli akan kesejahteraan petani di Desa Sondong Layuk, hal ini dilihat dari tidak adanya tindakan pemerintah dalam mengembangkan potensi-potensi yang ada didesa. Tidak adanya tindakan pemerintah ketika kelompok-kelompok tani berhenti beroperasi, dan Respon yang tidak baik nampak dari masyarakat kepada pemerintah. Masyarakat sangat menyayangkan potensi-potensi yang diabaikan oleh pemerintah sehingga berimbas pada kurangnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan atau program dari pemerintah dikarenakan sikap yang terlalu cuek dengan keberadaan kelompok tani oleh pemerintah.