IIS SUHARTI
MAN 1 Kota Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENYUSUN STRUKTUR TEKS CERITA SEJARAH MENGGUNAKAN GENIUS LEARNING PADA SISWA XII MAN 1 KOTA BANDUNG IIS SUHARTI
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educator.v2i3.1709

Abstract

The purpose of this research is to improve the skills of compiling historical story structures for students XII IPA-D MAN 1 Bandung City Semester 1 for the 2022/2023 school year by applying a genius learning strategy. This type of research is classroom action research. The results showed that the average score resulting from this initial activity only reached 64.53. This average shows that the skills of compiling historical story structures for students XII IPA-D Semester 1 MAN 1 Bandung City when pre-action is carried out are low. In the implementation of the cycle I actions, this was not entirely successful. In general, the results of students' historical story writing were quite good, but there is still something to be improved. In terms of process, student attention, and student activity in the learning process must be further improved. The implementation stage of the second cycle of historical stories experienced a significant increase from the first cycle. The percentage of learning situations increased from the action by 75%. 70% of students' attention to lessons and 69% of students' activeness in teaching and learning. These three aspects are classified as sufficient qualifications. Meanwhile, the atmosphere of the learning process in class is 85%, including the assessment of good qualifications. In cycle I to cycle II has increased. Based on the results and discussion in this study, it can then be concluded that the following actions in this research are considered successful if in the implementation of the actions students have attention to learning, enthusiasm for learning, and actively ask and answer. There is an increase in every aspect of the assessment from pre-action to cycle II. Students can benefit from using genius learning strategies in practicing compiling historical story structures. Teachers find it easier to impart knowledge and develop the potential for compiling historical story structures. ABSTRAKTujuan penelitian ini, adalah meningkatkan keterampilan menyusun struktur cerita sejarah siswa XII IPA-D MAN 1 Kota Bandung Semester 1 tahun pelajaran 2022/2023 dengan menerapkan strategi genius learning. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor yang dihasilkan dari kegiatan awal ini hanya mencapai 64,53. Rata-rata tersebut menunjukkan bahwa keterampilan menyusun struktur cerita sejarah siswa XII IPA-D Semester 1 MAN 1 Kota Bandung saat dilakukan pratindakan termasuk rendah. Pada pelaksanaan tindakan siklus I ini belum sepenuhnya berhasil, hasil tulisan cerita sejarah siswa secara garis besar memang sudah cukup bagus, namun masih ada yang harus ditingkatkan. Dari segi proses, perhatian siswa, dan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran harus lebih ditingkatkan. Tahap pelaksanaan tindakan siklus II cerita sejarah mengalami peningkatan yang signifikan dari pada siklus pertama. Persentase situasi belajar naik dari pada tindakan sebesar 75 %. Perhatian siswa tehadap pelajaran sebesar 70 % dan keaktifan siswa dalam proses belajar mengajar sebesar 69 %. Ketiga aspek tersebut tergolong dalam kualifikasi cukup. Sedangkan, suasana proses pembelajaran di kelas sebesar 85 %, termasuk penilaian kualifikasi baik. Pada siklus I sampai pada siklus II telah mengalami peningkatan. Berdasarkan hasil dan pembahasan dalam Penelitian ini, maka kemudian dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut tindakan dalam penelitian ini dianggap berhasil apabila dalam pelaksanaan tindakan siswa memiliki perhatian terhadap pembelajaran, semangat belajar, dan aktif bertanya jawab. Adanya peningkatan setiap aspek penilaian dari pratindakan sampai siklus II.Siswa dapat merasakan manfaat penggunaan strategi genius learning dalam melakukan praktik menyusun struktur cerita sejarah Guru merasa lebih mudah dalam memberikan ilmu serta mengembangkan potensi menyusun struktur cerita sejarah.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PENYUSUNAN OPINI DALAM BENTUK ARTIKEL MENGGUNAKAN STRATEGI THINK TALK WRITE SISWA KELAS XII MAN 1 KOTA BANDUNG IIS SUHARTI
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v2i4.1708

Abstract

The purpose of this study is to improve the ability to compose opinions in the form of articles using the Think Talk Write (TTW) strategy for class XII IPS-C Semester 2 academic year 2021/2022 MAN 1 Bandung City. This type of research uses a Classroom Action Research (CAR) design which consists of 2 cycles. The increase in research results from cycle I to cycle II is not much, but it has proven and strengthened the success of this research. The results of the increase in each aspect can be explained from the content aspect which is 0.19, the structural aspect: 0.03, the linguistic conventions aspect: 0.06, the classical total score: 0.10. The content aspect underwent a change from the predicate A- to A. Students in cycle I totaled 33 people with very good grades and two good people became 25 very good people in cycle II. This is because the selected theme is more controlled by students. The structural aspect experienced an increase of 32.68. This can be understood because students already understand the structure of opinion/editorial texts. All 33 students scored very well in cycle I and cycle II. Structural aspects have not changed. Students in cycle I totaled 33 students got very good scores and one had good grades so all 33 students got very good grades. The total classical value has increased by 0.00. 33 students in cycle I got very good scores and two people got good grades to 33 students got very good grades in cycle II. Based on the results and discussion in this study, it can then be concluded that the following actions in this study are considered successful if in the implementation of student actions. ABSTRAKTujuan penelitian ini meningkatkan kemampuan penyusunan opini dalam bentuk artikel menggunakan strategi Think Talk Write (TTW) siswa kelas XII IPS-C Semester 2 tahun pelajaran 2021/2022 MAN 1 Kota Bandung. Jenis penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus. Peningkatan hasil penelitian dari siklus I ke siklus II memang tidak banyak tapi sudah membuktikan dan menguatkan keberhasilan penelitian ini. Hasil peningkatan tiap aspek dapat dijelaskan dari aspek isi adalah 0.19, aspek struktur : 0.03, aspek kaidah kebahasaan : 0.06, nilai total klasikal : 0.10. Aspek isi, mengalami perubahan dari predikat A- menjadi A. Peserta didik pada siklus I berjumlah 33 orang bernilai sangat baik dan dua orang baik menjadi 25 orang sangat baik pada siklus II. Hal ini karena tema yang dipilih lebih dikuasai peserta didik. Aspek struktur mengalami kenaikan 32,68. Hal ini dapat dipahami karena peserta didik sudah paham betul struktur teks opini/editorial . Semua peserta didik yang berjumlah 33 mendapat nilai sangat baik pada siklus I dan siklus II. Aspek struktur tidak mengalami perubahan. Peserta didik pada siklus I berjumlah 33 siswa mendapat nilai sangat baik dan satu bernilai baik menjadi semua peserta didik berjumlah 33 siswa mendapat nilai sangat baik. Nilai total klasikal mengalami kenaikan 0.00. Peserta didik pada siklus I berjumlah 33 mendapat nilai sangat baik dan dua orang mendapat nilai baik menjadi 33 siswa mendapat nilai sangat baik pada siklus II. Berdasarkan hasil dan pembahasan dalam Penelitian ini, maka kemudian dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut tindakan dalam penelitian ini dianggap berhasil apabila dalam pelaksanaan tindakan siswa.