Darlisma
SMP Negeri 1 Sijunjung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Supervisi Akademik Berkelanjutan untuk Meningkatan Kompetensi Guru Dalam Perencanaan, Pelaksanaan dan Penilaian Pembelajaran di SMP Negeri 1 Sijunjung Darlisma
Warta Pendidikan | e-Journal Vol. 7 No. 3 (2022): Warta Pendidikan
Publisher : Pusat Pengkajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (P3SDM) Melati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0503/wp.v7i3.189

Abstract

Penelitian dilatar belakangi dalam pembelajaran masih ditemukan penggunaan cara-cara konvensional, guru masih cenderung mengajar tanpa rencana pembelajaran, belum seluruh guru kompeten dalam merencanakan pembelajaran dan pelaksanaan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran dengan dilaksanakannya program Supervisi Akademik Berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Supervisi Akademik Berkelanjutan meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun perencanaan pembelajaran. Pada Keadaan awal 3 orang guru (15%) berada pada kategori ”Cukup” dan 17 orang guru (85%) dengan kategori ”Baik”. Dilaksanakan supervisi akademik berkelanjutan pada Siklus I, didapatkan semua guru (100%) berada pada kategori ”Baik” dalam penyusunan perencanaan pembelajaran. Keadaan ini meningkatkan pada Siklus II dan diperoleh hasil 13 orang guru (65%) berada pada kategori ”Baik” dan 7 orang (35%) sudah berada pada kategori ”Sangat Baik”. Peningkatan kompetensi guru dalam perencanaan pembelajaran berpengaruh pada pada peningkatan kompetensi guru dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas. Pada Keadaan awal 6 orang guru (30%) berada pada kategori ”Cukup” dan 14 orang guru (70%) dengan kategori ”Baik”. Dilaksanakan supervisi akademik berkelanjutan pada Siklus I, didapatkan semua guru (100%) berada pada kategori ”Baik” dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas. Keadaan ini ditingkatkan pada Siklus II dan diperoleh hasil 11 orang guru (55%) berada pada kategori ”Baik” dan 9 orang (45%) sudah berada pada kategori ”Sangat Baik”. Kemampuan guru dalam pelaksanaan penilaian juga meningkat dari keadaan awal 5 orang guru (25%) berada pada kategori ”Cukup” dan 15 orang guru (75%) dengan kategori ”Baik”. Setelah dilaksanakan Supervisi Akademik Berkelanjutan pada Siklus I, didapatkan 16 orang guru (80%) dalam kategori ”Baik: dan 4 orang guru (20%) mencapai kategori ”Sangat Baik” dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas. Keadaan ini semakin meningkat pada Siklus II dan diperoleh hasil 6 orang guru (30%) berada pada kategori ”Baik” dan 14 orang (70%) sudah berada pada kategori ”Sangat Baik”.