Krisna Rosani
SMAN 1 Waled, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Meningkatkan Efektifitas Belajar Kimia Dengan Multimedia Interaktif di SMA Negeri 1 Waled Krisna Rosani
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 2 No 12 (2022): JPTI - Desember 2022
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.262

Abstract

Pembelajaran merupakan proses komunikasi dua arah, pengajaran dilakukan oleh guru sebagai pendidik dan belajar dilakukan oleh siswa sebagai siswa. Pembelajaran kimia merupakan interaksi antara siswa dengan lingkungannya untuk mencapai tujuan pembelajaran kimia. Beberapa faktor sangat mempengaruhi kualitas pembelajaran atau pencapaian tujuan pembelajaran. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui apakah dengan menggunakan multimedia interaktif pada pembelajaran kimia dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI MIPA 5 SMA Negeri 1 Waled dan dapat meningkatkan efektifitas belajar siswa. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan pada semester ganjil tepatnya di kelas XI MIPA 5 SMA Negeri 1 Waled. Penelitian tindakan kelas dilakukan dengan empat tahapan dan dilakukan dengan dua siklus, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, tahap observasi, dan tahap refleksi. Hal ini berlaku pula pada siklus II. Untuk pengambilan data digunakan data hasil observasi, hasil tes formatif, dan dokumentasi saat pelaksanaan. Dari hasil penelitian tindakan kelas ini sebelum dilakukan penelitian tindakan kelas didapatkan nilai rata-rata kelas pada pelajaran Kimia di kelas XI MIPA 5 SMA Negeri 1 Waled ini sebesar 56,53 dengan persentase ketuntasan 11,53%. Setelah dilakukan tindakan siklus I, nilai rata-rata kelas naik menjadi 73,84 dengan persentase 46,15%. Terdapat peningkatan di siklus I ini namun persentase ketuntasan masih di bawah nilai yang ditetapkan, sehingga dilanjutkan pada tindakan siklus II. Kenaikan nilai rata-rata kelas menjadi 83,07 dengan persentase ketuntasan siswa mencapai 92,30%. Melihat hasil dari siklus II, peneliti mencukupkan penelitian tindakan kelas pada siklus II karena nilai rata-rata kelas dan persentase ketuntasan sudah melampaui nilai target yang telah ditetapkan oleh peneliti.