Indra Dwi Purnomo
Fakultas Psikologi Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PROSES PERMAAFAN DIRI PADA ORANG TUA ANAK Purnomo, Indra Dwi; Hadriami, Emmanuela
PSIKODIMENSIA Vol 14, No 1 (2015)
Publisher : PSIKODIMENSIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses permaafan diri pada orang tua anak penyandang autisme. Penelitian ini dilakukan di Semarang antara Juli 2010 sampai dengan Maret 2011, peneliti melakukan wawancara dengan dua orang subjek orang tua anak penyandang autisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses memaafkan diri sendiri pada orang tua anak penyandang autisme terjadi pada tahapan yang sama. Tahapan yang dilalui antara lain konfrontasi diri, penilaian diri, bela rasa diri, transformasi diri, integrasi diri
PROSES PERMAAFAN DIRI PADA ORANG TUA ANAK Indra Dwi Purnomo; Emmanuela Hadriami
PSIKODIMENSIA Vol 14, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/psiko.v14i1.375

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses permaafan diri pada orang tua anak penyandang autisme. Penelitian ini dilakukan di Semarang antara Juli 2010 sampai dengan Maret 2011, peneliti melakukan wawancara dengan dua orang subjek orang tua anak penyandang autisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses memaafkan diri sendiri pada orang tua anak penyandang autisme terjadi pada tahapan yang sama. Tahapan yang dilalui antara lain konfrontasi diri, penilaian diri, bela rasa diri, transformasi diri, integrasi diri
TERAPI DENGAN PENDEKATAN KONSEP KOGNITIF PERILAKU UNTUK MENCEGAH RELAPSE PADA PENGGUNA NARKOBA Indra Dwi Purnomo; George Hardjanto
PSIKODIMENSIA Vol 15, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/psiko.v15i1.597

Abstract

Penelitian ini memberikan gambaran mengenai pengaruh Terapi dengan Pendekatan Konsep Kognitif Perilaku untuk Mencegah Relapse pada Penyalah guna Narkoba. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh terapi dengan pendekatan konsep kognitifi perilaku untuk mencegah relapse pada penyalah guna narkoba. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah Ada perbedaan frekuensi (kecenderungan) relaps antara kelompok kontrol dan eksperimen setelah diberi terapi dengan pendekatan konsep Cognitive- Behavioral Therapy (CBT). Metode penelitian yang digunakan adalah the two group pre test-post treatment design. Subjek penelitian adalah Mantan pecandu (resident) yang telah selesai menjalani proses rehabilitasi dan saat ini berada pada fase after care, tidak mengalami Dual-Diagnosa, belum pernah mendapatkan terapi yang berhubungan dengan relapse prevention, dan memiliki kemampuan Intelektual normal/rata-rata. Isntrumen dalam penelitian ini menggunakan Alcohol and Drug relapse Warning Scale yang telah diuji validitas dan realibilitasnya untuk digunakan di Indonesia. Analisis data penelitian yang digunakan adalah teknik analisis U Mann-Whitney, dalam Tenik ini analisa data dilakukan guna menguji perbedaan antara kelompok kontrol dan ekperimen, berdasarkan data yang diperoleh pada Alkohol and Drug Relapse Warning scale saat pre-test dan post-test. Proses Terapi dilaksanakan sebanyak 5 Tahap, dengan total jumlah pertemuan 8 kali, sesuai dengan rancangan pertemuan disetiap tahapannya. Hasil terapi menunjukkan Tidak Ada perbedaan secara signifikan antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol.
The Comparison Test BCBT an Reduction on SDS and BCS Purnomo, Indra Dwi; Ismail, Rosnah; Suharsono, M
Jurnal Psikologi Perseptual Vol 10, No 1 (2025): Jurnal Psikologi Perseptual
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/perseptual.v10i1.14707

Abstract

The provision of drug treatment within overcrowded prisons presents significant challenges. This study investigated the effectiveness of Brief Cognitive Behavioral Therapy (BCBT) in reducing methamphetamine dependence severity and craving intensity among incarcerated individuals. A quantitative experimental design compared an intervention group to a control group. Following the screening of 551 prisoners, 170 participants meeting inclusion criteria were randomly assigned to either the BCBT (n=85) or control (n=85) condition. The BCBT group received four individual therapy sessions with two follow-ups over six months. The control group received standard psychoeducational leaflets. The Severity Dependent Scale and a brief craving scale were administered pre- and post-intervention to assess changes in methamphetamine dependence and craving levels. Results indicated a statistically significant decrease in craving within the BCBT group, whereas craving tended to increase in the control group. These findings align with the understanding that recovery is multifaceted, influenced by addiction severity, recovery engagement, and social support, including self-awareness. In conclusion, BCBT demonstrates efficacy in reducing methamphetamine dependence and craving among incarcerated people who use drugs.
Internalization of Digital Beauty Standards: Body Image in the Shadow of TikTok’s Algorithm Koehoe, Valencia Saint Benedicta; Purnomo, Indra Dwi
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 14, No 3 (2026): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v14i3.25970

Abstract

This research is important because exposure to beauty standards content on TikTok has the potential to influence women's body image perception through social comparison mechanisms and the internalization of sociocultural norms. This study aims to examine the relationship between the intensity of exposure to TikTok beauty standards content and body image perception. This quantitative correlational study involved 137 early adult Generation Z women who used TikTok for at least two hours per day, selected through purposive sampling and snowball sampling techniques. Data collection used the SATAQ-SM and the Upward and Downward Physical Appearance Comparison Scale, then analyzed using the Pearson Product Moment correlation test. The results showed a strong and significant positive relationship (r = 0.708; p < 0.01). The information aspect showed the highest correlation (r = 0.970), followed by internalization of beauty standards (r = 0.952), pressure (r = 0.934), and internalization of athleticism (r = 0.901). These findings confirm that TikTok plays a role as a digital socialization agent in shaping the cognitive framework of the ideal body in early adult Generation Z women.Penelitian ini penting dilakukan karena paparan konten standar kecantikan di TikTok berpotensi memengaruhi body image perception pada perempuan melalui mekanisme perbandingan sosial dan internalisasi norma sosiokultural. Penelitian ini bertujuan menguji hubungan antara intensitas paparan konten standar kecantikan TikTok dan body image perception. Penelitian kuantitatif korelasional ini melibatkan 137 perempuan dewasa awal Generasi Z pengguna TikTok minimal dua jam per hari, yang dipilih melalui teknik purposive sampling dan snowball sampling. Pengumpulan data menggunakan SATAQ-SM dan Upward and Downward Physical Appearance Comparison Scale, kemudian dianalisis dengan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang kuat dan signifikan (r = 0,708; p < 0,01). Aspek informasi menunjukkan korelasi tertinggi (r = 0,970), diikuti internalisasi standar kecantikan (r = 0,952), tekanan (r = 0,934), dan internalisasi atletik (r = 0,901). Temuan ini menegaskan bahwa TikTok berperan sebagai agen sosialisasi digital dalam membentuk kerangka kognitif tubuh ideal pada perempuan dewasa awal Generasi Z.