p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SIGMA TEKNIKA
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PROBLEMS REGARDING THE OPERATION OF CONTROLLED LANDFILL IN TANJUNGPINANG Zures Gustiabani; Seow Ta Wee
SIGMA TEKNIKA Vol 4, No 2 (2021): SIGMATEKNIKA, VOL. 4, N0. 2, NOVEMBER 2021
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v4i2.4683

Abstract

A controlled landfill, which sits between open dumping and sanitary landfills, is one of the strategies to manage the waste produced. The single landfill in Tanjungpinang, Indonesia, is called Ganet Landfill.This landfill is now experiencing operating issues in addition to other environmental issues. This research is supposed to analyse the way of the controlled landfill operation, the function of controlled landfill and the problems regarding to the operation of the landfill. The case study was held at Ganet landfill in Tanjungpinang, Indonesia as a controlled landfill. This study used a qualitative approach and semi-structured interviewing tool. Four respondents from Ganet Landfill Office, the Department of Public Housing, and the People Settlement Riau Archipelago participated in the data gathering. Findings indicated that the most significant present issue at Ganet landfill is a shortage of heavy machinery, labor, future land, and infrastructure leading to unloading sites. Therefore, the discussion on the challenges faces in operating the controlled landfill, the advantages and disadvantages of using controlled landfill compared to sanitary landfills, and determination of the innovation and improvements on controlled landfill are expected to be given in the future. 
ISSUES RELATING TO WASTE TRANSPORT SYSTEM IN SEKUPANG BATAM CITY Zures Gustiabani; Yasyir Syah Lingga
SIGMA TEKNIKA Vol 6, No 1 (2023): SIGMATEKNIKA, VOL. 6, N0. 1, JUNI 2023
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v6i1.5146

Abstract

Untuk mencegah agar tempat sampah atau wadah sampah tidak meluap dan sampah terpantau tidak berserakan dijalan, maka diperlukan pengangkutan sampah yang disimpan di depot penampungan sampah secara berkala. Untuk menjaga kondisi higienis di kota, pembuangan sampah di tempah penyimpanan sementara (TPS) harus disediakan. Melihat latar belakang tersbut, maka penelitian dilakukan untuk mengevaluasi system pengangkutan sampah di Kecamatan Sekupang tahun 2022. Pada tahun 2022, Kecamatan Sekupang memiliki luas wilayah 68,30 km2 dengan jumlah penduduk 156.283 jiwa. Peneliatian ini bertujuan untuk menganalisis metode transportasi pengangkutan sampah, pengelolaan transportasi pengangkutan sampah, dan permasalahan terkait dengan transportasi sampah di Kecamatan Sekupang. Metode yang digunakan untuk mengevaluasi permasalahan pengangkutan sampah adalah metode Hauled Container System (HCS), Stationary Container System (SCS), pengumpulan data dengan observasi lapangan, studi literatur, dan studi dokumentasi. Pengamatan dilakukan di 4 lokasi TPS di Kecamatan Sekupang yang akan dibawa ke TPA Punggur. Hasil kajian menunjukkan bahwa proses pengangkutan sampah di Kecamatan Sekupang cocok menggunakan HCS dan SCS. Sedangkan permasalahan yang terjadi adalah kurangnya armada kendaraan pengangkut sampah untuk mengangkut 110 ton per hari. Selain itu, akses jalan kendaraan pengangkut sampah ke TPS atau sumber dari rumah ke rumah tidak memadai sehingga membutuhkan lebih banyak pekerja untuk mengumpulkannya langsung sebelum dimasukkan ke dalam truk. Sehingga dengan penambahan satu unit dump truck berkapasitas 2,5-ton dan satu unit arm roll truck berkapasistas 2-ton untuk 4-unit bak penampung di setiap TPS akan dapat memenuhi kebutuhan pengangkutan sampah yang dihasilkan. Selain itu, dengan akses jalan yang lebih baik dan penambahan kendaraan pengangkut sampah lainnya akan memudahkan proses pengangkutan sampah di Kota Batam.