Aldi Febrian
STIKES Bhakti al-Qodiri

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kantong Asa sebagai Program Pemberdayaan Masyarakat berbasis Dana Zakat, Infaq, dan Sesedekah oleh Yatim Mandiri Jember Aldi Febrian
Jurnal Al-Tatwir Vol. 9 No. 1 (2022): JURNAL AL-TATWIR
Publisher : Fakultas Dakwah IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/altatwir.v9i1.50

Abstract

Banyak diantara kita tidak peduli dengan lingkungan sekitar, bagaimana kehidupan para tetangga saat ini semakin cuek. Dan yang lebih miris lagi ketika ada masyarakat kurang mampu yang dibiarkan begitu saja. Bahkan tidak sedikit yang sakit, atau meninggal karena kelaparan. Berdasarkan masalah di atas, dibutuhkan penelitian terkait dengan efektivitas distribusi dana zakat yang dapat membantu masyarakat atau memberdayakan masyarakat dari dana zakat, infak dan sedekah yang kemudian dikelola agar menjadi dana modal bagi orang-orang yang membutuhkan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian kualitatif adalah riset yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis dengan pendekatan induktif. lembaga Yatim Mandiri sudah berusaha untuk memberikan yang terbaik dengan mempermudah akses bagi mereka untuk mengembangkan potensi diri yang dimiliki yang dimana nanti dapat menghasilkan banyak prestasi tersendiri bagi mereka untuk menjadi lebih sejahtera dan `mampu hidup mandiri. Dan apa yang dilakukan Yatim Mandiri sesuai dengan dalil bahwa kita sebagai umat Islam wajib membantu sesama muslim. Dan saling membantu atau tolong menolong adalah ajaran agama Islam bahwa manusia di perintahkan untuk saling tolong menolong. Sebagaimana dalam AI-Qur’an surah Al-Maidah ayat 2 memerintah kepada manusia untuk saling tolong menolong. Dari pembahasan diatas semenjak program pemberdayaan dilakukan Yatim Mandiri mendapatkan kenaikan signifikan dalam membatu perentasan kemiskinan. Hal tersebut dapat dilihat dari tabel pendapatan oleh Yatim Mandiri itu sendiri.