Muhammad Rofangi
State Islamie University (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Elit Nu: Kyai, Ulama’, dan Cendikiawan Muslim Muhammad Rofangi
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 48 (1992)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.1992.048.50-60

Abstract

Dalam kehidupan keagamaan di masyarakat, berkenaan dengan keterkaitannya antara yang satu dengan yang lain, kalau distratifikasi/klasifikasi secara garis besar ada Dua kelompok jenjang, yaitu: ulama sebagai kelompok elitis dan awam – bukan elitis. Yang sudah barang tentu, kelompok awam itulah kelompok yang terbanyak. Dalam keterkaitan kedua kelompok tersebut, tugas ulama' adalah melindungi, mengarahkan, membina dan bahkan juga memberikan pelayanan kebutuhan keagamaan pada kelompok awam. Imam Maraghiy ketika menafsirkan Surat 4 (An Nisa') Ayat 58 yang berkenaan Dengan amanat Yang harus dipikul oleh seseorang dalam hubungannya dengan orang lain (amanat al abdi maa al naas), memasukkan tentang adilnya pemerintah terhadap rakyat dan adilnya ulama' terhadap orang awam. Tentang adilnya ulama terhadap orang awam ini beliau menyatakan:     …. بان يرشدوهم الى اعتقادات واعمال تنفعهم فى دنيا هم واخرا هم من امور التربية الحسنة وكسب الحلال, ومن المواعظ والا حكام التى تقوى ايمانهم وتنقذ هم من الشروروالا ثاو وترغبهم فى الخير والاحسان"Ulama selalu memberikan petunjuk kepada orang awam berupa pegangan-pegangan Batin (iktikad) dan Amal perbuatan yang bermanfaat bagi orang awam itu baik di dunia maupun di akhirat. Petunjuk ulama itu dapat berupa Pendidikan yang baik, usaha yang halal, pengajaran dan fatwa-fatwa yang menguatkan iman serta menyelamatkan dari kejahatan dan dosa-dosa serta mendorong mereka untuk mencintai kebaikan dan perbuatan yang baik".