Anas Sudijono
State Islamie University (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Beberapa Sumber Kesalahan Pengukuran Dalam Ujian Bentuk Objektif dan Ujian Bentuk Subjektif Anas Sudijono
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 54 (1994)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.1994.540.67-81

Abstract

Masalah pengukuran dan penilaian dalam pendidikan adalah masalah yang selalu terkandung dalam pekerjaan dan Pendidikan keguruan, sehingga karenanya sudah seharusnya menjadi salah satu bagian yang penting dalam kelengkapan keahlian seorang guru. Bahkan tidak hanya sekedar menjadi salah satu bagian saja, akan tetapi sebaliknya ia merupakan bagian integral, yang tak terpisahkan dari proses mengajar dan belajar. Tanpa titik tolak dasar pikiran yang serupa ini maka pengukuran dan penilaian pendidikan tidak akan dapat menunaikan fungsinya sebagaimana mestinya. Berbicara tentang pengukuran dan penilaian dalam dunia pendidikan, maka istilah "pengukuran" (measurement) sering kali diberi arti yang sama dengan "penilaian" (evaluation). Dalam hal ini acapkali orang beranggapan bahwa apabila ia mengukur sesuatu hal–misalnya "mengukur" kecerdasan seseorang atau sekelompok orang dengan  menggunakan alat, misalnya menggunakan tes intelligensi --, maka ia merasa telah melakukan "penilaian" Memang, sekalipun dua pengertian itu mempunyai pertalian yang sangat erat, namun sebenarnya kedua istilah tersebut mempunyai arti yang berbeda.