Ahmad Janan Asifudin
State Islamie University (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pondok Pesantren Dalam Perjalanan Sejarah Ahmad Janan Asifudin
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 55 (1994)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.1994.550.53-60

Abstract

W.J.S.  Poerwodarminto dalam buab karyanya Kamus Umum Bahasa Indonesia menganikan pesantren sebagai asrama dan tempat murid-murid belajar mengaji. Menurut suatu tim dari Departemen Agama RI pondok pesantren adalah "lembaga pendidikan Islam yang pada umumnya menyelenggarakan pendidikan dan pengajarannya secara nonklasikal". Dewasa ini banyak pondok pesantren menjadi lembaga peodidikan gabungan antara sistem pendid.ikan  oonformal clan formal,  karena di dalam lingkungannya d.iseleoggarakan pula sistem pendidikan madrasah bahkan sekolah umum deogan berbagai  tingkatan dan  aneka jurusan  mengikuti kebutuhan masyarakat.    Menurut H.A.   Mukti Ali, poodok pesantren merupakan suatu sistem pendidikan dan pengajaran yang mempunyai ciri-ciri khas.  Ia bukan sekolah umum yang diselenggarakan oleh Depdikbud atau organisasi-organisasi yang bernaung di bawahnya.  Juga bukan pendidikan keluarga dan bukan pendidikan di luar pondok pesantren. Pada dasarnya istilah pondok atau pesantren atau pondok pesantren adalah nama saja. Hanya bedanya pesantren (tanpa pondok) tidak menyediakan pemondokan bagi para santri di komplek pesantren itu.