This study aims to examine the social changes of the Kunciran community of Tangerang City caused by the development of the Alam Sutera area of ??Tangerang while at the same time trying to explain its potential as a sociological learning material in the classroom on social change material. This study uses a qualitative approach with data collection through observation, interviews, and literature study. The results showed that there were social changes in the community in the form of 1) changes in community occupation from agriculture to non-agriculture, 2) changes in the land tenure system, 3) changes in the system of social relations. Social change in the people of Tangerang City can be used as a sociological learning material for social change material that includes cognitive, affective, and psychomotor aspects. In the cognitive aspect, students can understand and explain the material of social change in theory, form, and impact of social change. In the affective aspect, students can respond to various social changes that occur in society. In the psychomotor aspect, students can make simple scientific writings from the results of simple research on social changes that occur in the surrounding environment and discuss the results of their research in front of the class. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji perubahan sosial masyarakat Kunciran Kota Tangerang yang disebabkan karena adanya pembangunan kawasan Alam Sutera Tangerang sekaligus mencoba menjelaskan potensinya sebagai bahan pembelajaran sosiologi di kelas pada materi perubahan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi perubahan sosial pada masyarakat berupa 1) berubahnya okupasi masyarakat dari pertanian ke non-pertanian, 2) perubahan pada sistem kepemilikan lahan, 3) perubahan pada sistem relasi sosial. Perubahan sosial masyarakat di Kota Tangerang bisa dimanfaatkan sebagai media pembelajaran sosiologi pada materi perubahan sosial yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Pada aspek kognitif, peserta didik dapat memahami dan menjelaskan materi perubahan sosial secara teoritis, bentuk, dan dampak perubahan sosial. Pada aspek afektif, peserta didik dapat menyikapi berbagai perubahan sosial yang terjadi di masyarakat. Pada aspek psikomotorik, peserta didik dapat membuat tulisan ilmiah sederhana dari hasil penelitian sederhana mengenai perubahan sosial yang terjadi di lingkungan sekitarnya serta mendiskusikan hasil penelitiannya di depan kelas.