Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN METODE QUANTUM TEACHING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS I SD NI WAYAN RANTAU WATI
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v2i3.1436

Abstract

This study used two cycles with each cycle carried out in 2 meetings. Each cycle has 4 stages, namely planning, implementation, observation, and reflection. In the learning process, the learning outcomes obtained by students still have not obtained the KKM score, namely a minimum completeness value of 60. Because students are still in grade 1, where students at this level still have to play a lot, one of the learning methods is chosen, namely the quantum teaching method. The Quantum Teaching method is a more relaxed and fun learning method because the learning process is accompanied by music. Students become more active because in Quantum Teaching learning, the object that is the main goal is students. The interaction of students with the learning environment is also the purpose of this method. A pleasant learning environment can lead to self-motivation of students so that it can directly affect the learning process and can increase the academic potential and creative potential of students. With the application of the Quantum Teaching method, Indonesian language learning outcomes for grade IA students at SD Negeri 6 Tianyar Barat can increase. This increase can be seen from the data in cycle I and cycle II. In the first cycle, students' learning mastery achieved 73% with an average score of 64. While in the second cycle, students' learning mastery reached the level of 100% with an average value of 72. ABSTRAKPenelitian ini menggunakan dua siklus dengan setiap siklusnya dilaksanakan 2 kali pertemuan. Setiap siklus memiliki 4 tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Dalam proses pembelajaran, hasil belajar yang diperoleh siswa masih ada yang belum memperoleh nilai ?KKM yaitu nilai ketuntasan minimal sebesar 60. Karena siswa masih kelas 1, dimana siswa di tingkat ini masih harus banyak bermain maka dipilihlah salah satu metode pembelajaran yaitu metode quantum teaching. Metode Quantum Teaching merupakan metode pembelajaran yang lebih santai dan menyenangkan sebab proses belajar diiringi musik. Siswa menjadi lebih aktif karena dalam pembelajaran Quantum Teaching, objek yang menjadi tujuan utama adalah siswa. Interaksi siswa dengan lingkungan belajar juga merupakan tujuan metode ini. Lingkungan belajar yang menyenangkan dapat menimbulkan motivasi diri siswa sehingga secara langsung dapat mempengaruhi proses belajar dan dapat meningkatkan potensi akademik maupun potensi kreatif yang dimiliki siswa. Dengan penerapan metode Quantum Teaching hasil belajar Bahasa Indonesia pada siswa kelas IA SD Negeri 6 Tianyar Barat dapat meningkat. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari data pada siklus I dan siklus II. Pada siklus I ketuntasan belajar yang dicapai siswa adalah 73% dengan nilai rata-rata 64. Sedangkan pada siklus II, ketuntasan belajar siswa mencapai tingkat 100 % dengan nilai rata-rata 72.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN EXAMPLE NON EXAMPLE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS IA SD NEGERI 6 TIANYAR BARAT NI WAYAN RANTAU WATI
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v3i1.2002

Abstract

This study aims to determine the application of the example non-example learning method to improve student learning outcomes in mathematics class IA SD Negeri 6 Tianyar Barat for the 2022/2023 academic year. The study used two cycles with each cycle held 2 meetings. Each cycle has 4 stages, namely planning, implementing, observing, and reflecting. In the learning process, the learning outcomes obtained by students still have not obtained a KKM score, namely a minimum completeness score of 60. Trying various models, strategies, and learning methods is one way to make learning active, effective, and achieve learning goals. One of these learning methods is the example non example learning method. The example non example learning method is a learning method that uses image media in the delivery of learning material. In this method students form small groups to discuss solving problems related to the subject matter being discussed. Students are directed to be able to think critically in solving problems, and dare to express opinions, ask questions, answer, and conclude material related to lessons or competencies. basis being discussed. By applying the example non-example learning method, it can improve student learning outcomes in mathematics class IA SD Negeri 6 Tianyar Barat for the 2022/2023 academic year. This increase can be seen from the data in cycle I and cycle II. In the first cycle, the students' learning completeness was 67% with an average score of 63. Meanwhile, in the second cycle, the students' learning mastery reached 93% with an average score of 73. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode pembelajaran example non example untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika kelas IA SD Negeri 6 Tianyar Barat tahun pelajaran 2022/2023. Penelitian menggunakan dua siklus dengan setiap siklusnya dilaksanakan 2 kali pertemuan. Setiap siklus memiliki 4 tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Dalam proses pembelajaran, hasil belajar yang diperoleh siswa masih ada yang belum memperoleh nilai KKM yaitu nilai ketuntasan minimal sebesar 60. Mencoba berbagai model, strategi,serta metode pembelajaran merupakan salah satu cara untuk membuat pembelajaran menjadi aktif, efektif, dan mencapai tujuan pembelajaran. Salah satu dari metode pembelajaran ini adalah métode pembelajaran example non example. Metode pembelajaran example non example adalah metode pembelajaran yang menggunakan media gambar dalam penyampaian materi pembelajarannya. Pada metode ini siswa membentuk kelompok-kelompok kecil untuk berdiskusi memecahkan masalah yang berhubungan dengan materi pelajaran yang sedang dibahas.Siswa diarahkan untuk dapat berfikir kritis dalam memecahkan masalah, serta berani menyampaikan pendapat, bertanya, menjawab, dan menyimpulkan materi yang berhubungan dengan pelajaran atau kompetensi dasar yang sedang dibahas. Dengan penerapan metode pembelajaran example non example dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika kelas IA SD Negeri 6 Tianyar Barat tahun pelajaran 2022/2023. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari data pada siklus I dan siklus II. Pada siklus I ketuntasan belajar yang dicapai siswa adalah 67% dengan nilai rata-rata 63. Sedangkan pada siklus II, ketuntasan belajar siswa mencapai 93% dengan nilai rata-rata 73.