This Author published in this journals
All Journal Jurnal Medika Hutama
Farell Christian Gunaidi
Dokter Umum, Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara, Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DAN LINGKAR PINGGANG DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA ORANG DEWASA DENGAN AKTIVITAS RINGAN HINGGA SEDANG Farell Christian Gunaidi; Edwin Destra; Frisca Frisca; Alexander Halim Santoso
Jurnal Medika Hutama Vol. 3 No. 04 Juli (2022): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi (HT) merupakan salah satu masalah kesehatan yang menjadi penyebab utama tingginya angka mortalitas dan morbiditas di masyarakat global. Angka kematian akibat hipertensi di seluruh dunia mencapai 9,4 juta orang per tahun. Prevalensi hipertensi terhadap penduduk di Indonesia yang berusia ≥ 18 tahun mengalami peningkatan, yaitu dari 25,8% menjadi 34,1%. Prevalensi hipertensi pada orang dewasa atau ≥ 18 tahun dengan aktivitas fisik ringan hingga sedang mencapai 43,7%. Hipertensi dapat disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah obesitas dan obesitas sentral. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan design cross sectional. Analisis statistik menggunakan uji chi-square. Didapatkan 58,6% subyek dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) yang tinggi menderita hipertensi dan 64,5% subyek dengan ukuran lingkar pinggang ≥90 cm mengalami hipertensi. Didapatkan hubungan yang bermakna secara statistik antara obesitas (p=0,018) dan obesitas sentral (p=0,047) terhadap kejadian hipertensi. Indeks massa tubuh dan lingkar pinggang yang tinggi dapat meningkatkan risiko terjadinya hipertensi. Penelitian mengenai hubungan indeks massa tubuh dan lingkar pinggang terhadap hipertensi pada orang dewasa dengan aktivitas fisik ringan hingga sedang masih jarang dilakukan, sehingga masih perlu di evaluasi kembali dan dilakukan penelitian lebih lanjut.